harus bahagia atau sedih.

39 10 6
                                    

Happy reading....

"Gimana keadaan nya dok" tanya Reza .

" Dia GK kenapa Napa dek, oh iya kalian semua ini temannya ya."tanya dokter yg langsung di anggukki sahabat sahabat Caca.

"Lah trus kenapa bisa pingsan" tanya Wati .

" Dia sedang mengandung, dia kecapean jadi pingsan " jawab dokter itu.

" Apa" saut mereka berbarengan.

" Apa saya boleh liat keadaan dia dok" tanya Reza .

" Iya silahkan" saut dokter .

Mereka semua masuk kedalam ruangan di mana Caca berada tanpa menghiraukan dokter yg tertubruk Wati hingga oleng.

Sebenarnya dokter itu sangat bingung melihat remaja remaja itu, masih pakai seragam sekolah tapi sudah hamil.

" Kelakuan anak jaman sekarang gini amat" gumam dokter itu.

*****

Caca masih terbaring lemas di atas kasur rumah sakit itu , semuanya menatap Caca dengan tatapan penuh tanda tanya.

" Kita di rumah sakit ya" tanya Caca

" Iya tadi Lo pingsan jadi kita bawa Lo ke sini " saut viona .

" Kamu baik baik aja kan ca" tanya Reza

" Iya za" jawab Caca tersenyum.

" Lo hamil ca" saut Rista tanpa basa basi.

" Apa" jawab Caca tidak percaya lalu meraba raba perutnya.

Caca menangis sejadi-jadinya , ia sangat bingung harus bahagia atau sedih.

" Tapikan 4 bulan lagi kita lulus" lirih Caca .

" Jangan nangis ca, nanti anak kita juga nangis" saut Reza menenangkan Caca.

" Guys kalian pulang duluan aja gue mau ngomong berdua sama Caca" saut Reza.

" Yaudah kita balik dulu ya " saut Rafael .

" Udah jangan nangis ca, gaada yg perlu di sesali sekarang." Saut Ibnu .

****

Di perjalanan menuju tempat parkir, Wati , kamlay dan Ibnu masih sangat terkejut mendengar berita itu sedangkan viona, Rista dan Rafael terlihat biasa saja.

" Rista ko lu bisa biasa aja denger si Caca hamil" tanya Wati .

" Ya kan mereka suami istri" jawab Rista santai.

" Apa, ko lu GK bilang sama gue kalo mereka udah nikah ,selama ini Lo nganggep gue apa, gue pikir lu udah nganggep gue sahabat Lo selama ini" bentak kamlay .

" Kita bisa jelasin lay" saut viona " apa Lo juga tau tentang ini Vi, apa jangan-jangan Rafael juga tau tentang ini" tanya kamlay.

" Gue kecewa sama kalian" bentak Wati lalu pergi meninggalkan sahabatnya itu.

" Aku juga kecewa sama kamu ta, padahal aku sering cerita tentang apapun ke kamu tapi kamu nyembunyiin ini dari kita" saut Ibnu .

" Maaf nu bukan maksud aku nyembunyiin semuanya dari kamu tapi.." perkataan Rista terpotong oleh Ibnu.

" Lo takut gue nyebarin ke semua orang " bentak Ibnu .

Rista menangis di buatnya baru kali ini Ibnu membentaknya padahal Rista GK salah, ia hanya takut Caca merasa tidak nyaman jika orang-orang tau tentang pernikahan nya.

" Gak gitu nu" saut Rista namun tidak di hiraukan Ibnu , laki laki itu langsung pergi meninggalkan Rista .

" Udah ya gausah di kejar nanti juga mereka bakal ngerti" saut viona menahan tangan Rista .

REZA & CACA [TAMAT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang