2. Modus

157 32 12
                                        

"Siang Soojin." sapa Jaehyuk saat Soojin baru datang.

"Siang juga Jae."

"Gimana tadi sekolahnya? Bosen kan gak ada gue."

"Iya bosen, gak ada yang gangguin." Soojin terkekeh.

"Jadi gue gangguin ya?" tanya Jaehyuk murung.

Ekspresi wajah Soojin langsung panik, "Bercanda Jae."

"Gue juga lagi bercanda." Jaehyuk cengengesan, Soojin lalu berbalik ke depan.

"Jangan marah dong." rengek Jaehyuk.

"Siapa yang marah?" Soojin terheran.

"Lo buang muka gitu marah kan?"

"Bukan, Pelajarannya mau mulai, tuh tutornya udah dateng."

Setelah pelajaran pertama selesai, mereka diberi waktu 20 menit untuk istirahat. Ada yang menghabiskan waktu di kantin dan ada yang menghabiskan waktu belajar di kelas.

"Soojin, yang ini caranya gimana?" Jaehyuk mendekatkan bangkunya ke bangku Soojin. Lalu ia meletakkan buku diatas meja Soojin.

"Ooo, ini tuh tinggal dikali aja sama yang ini, trus hasilnya dibagi sama ini." Soojin menjelaskan dengan telaten.

"Trus kalo yang ini gimana?" Jaehyuk membuka halaman selanjutnya.

"Yang ini mirip sama yang tadi, bedanya cuma angkanya doang kok."

"Ooo gitu ya." Jaehyuk pun kembali ke bangkunya.

"Eh, kalo yang ini gimana?" Jaehyuk kembali mendekati Soojin.

"Itu belom dijelasin, Jae. Kita belom sampe bab itu."

"Oiya gue lupa." Jaehyuk menepuk jidatnya.

●●●


Saat jam istirahat kedua, Jaehyuk kembali mendekatkan bangkunya kearah Soojin.

"Soojin ini gimana, gak ngerti nih!" Jaehyuk meletakkan bukunya diatas meja Soojin.

Soojin pun mulai menjelaskan secara detail tentang bab dari pelajaran sejarah yang ditanyakan oleh Jaehyuk tadi.

"Ngerti kan Jae?" tanya Soojin yang menoleh menghadap Jaehyuk.

"Hah? Gimana-gimana?" yang ditanya justru gelagapan.

"Lo gak perhatiin?"

"Perhatiin kok."

"Kok belum paham juga?" rengek Soojin.

"Soalnya gue perhatiin lo, maaf hehe." Jaehyuk cengengesan.

Soojin menghembuskan napas berat tanda kesal, wajahnya berubah datar.

"Jangan marah dong ntar cantiknya ilang loh."

"Abisnya lo gak serius daritadi." Soojin mendengus kesal.

"Iya deh, abis ini serius. Beneran deh suer."

Soojin menghembuskan napas yang beratnya lagi, lalu dia pun menjelaskan mulai dari awal.

"Sekarang, ngerti?"

Jaehyuk berpikir sejenak, "Ooo, udah ngerti gue. Makasih ya Soojin."

"Iya sama-sama Jae."

"Senyum dong!" Soojin tersenyum karena melihat Jaehyuk tersenyum.

"Udah kan?" tanya Soojin.

"Iya udah,"

"Kok gak balik?"

"Oiya lupa, abisnya udah nyaman duduk disini." Soojin tersenyum mendengar ucapan Jaehyuk.








" Soojin tersenyum mendengar ucapan Jaehyuk

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
After School [✔]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang