7. Ngedate(?)

106 29 17
                                        

"Soojin, abis ini ... sibuk gak?"

Soojin menghentikan aktifitasnya, "gak, emang kenapa?"

"Ikut gue mau gak?"

Soojin mengerutkan dahi, "kemana?"

"Jalan-jalan, sekalian bantuin gue milih hadiah buat mami gue."

"Mami lo mau ultah? Kapan?"

"E-eh bukan ultah, pengen aja kasih hadiah buat mami gue. Gimana, mau?"

"Boleh, temen kan saling tolong." Soojin tersenyum ramah.

Temen otw pacar - Jaehyuk.

●●●


"Enaknya mami di beliin apa ya ..., kalo lo jadi mami gue, lo pengen dikasih apa?"

"Gue kan belum pernah ketemu mami lo." Soojin tersenyum kikuk.

"Oiya ..., kalo lo yang dikasih hadiah, lo pengen apa?"

"Emm ... gatau, gue juga gak jago milih hadiah."

"Mungkin baju atau tas cocok buat mami lo." imbuh Soojin.

"Mumpung kita lagi di mall, kita have fun aja. Yuk!" Jaehyuk tiba-tiba menggaet tangan Soojin dan mengajaknya ke area permainan.

Soojin hanya bisa menurut, "jangan lari, Jae. Nanti kita jatuh gimana?"

Sampailah mereka, banyak permainan di sini, berbagai macam. Mulai dari permainan yang hanya bisa di mainkan anak-anak sampai permainan yang bisa juga dimainkan oleh orang dewasa.

"Lo pengen maen apa?" tanya Jaehyuk, Soojin berpikir sejenak, lalu menggeleng.

"Kayaknya itu seru." Jaehyuk kembali menggaet tangan Soojin.

Sampailah mereka di depan permainan memukul tikus tanah, permainan itu mengharuskan memukul semua tikus yang keluar agar menang.

Jaehyuk memasukkan koin ke mesin, "lo mau coba?" dia menyodorkan palu mainan kepada Soojin.

Soojin menerimanya, lalu dia mulai berfokus ke permainan. Dia memukul setiap tikus yang keluar, dengan sangat keras. Dia mengeluarkan kekesalannya dalam permainan ini, ia membayangkan tikus yang ia pukul adalah teman-teman sekelas yang membullynya. Entah kenapa rasanya menyenangkan, dia sedikit lega.

Permainan pun berakhir, tentunya Soojin mendapat skor yang cukup tinggi.

"Woah." Jaehyuk mengacungkan jempol untuk Soojin, dan di balas dengan senyuman.

"Mau coba yang lebih asik?" Soojin mengangguk antusias.

Mereka berganti ke permainan menembak, mereka mencoba bermain bersama.

"Mau taruhan? yang kalah bakal turutin kemauan yang menang. Gimana, berani gak?"

"Boleh, siapa takut." Soojin menyetujui.

Permainan pun dimulai, keduanya fokus menembak. Namun, di tengah permainan, Jaehyuk justru lengah, dia sekarang malah hanya menonton kemampuan menembak Soojin yang membuatnya ternganga. Soojin lah yang memenangkan permainan.

"Gue ngalah karena lo cewek."

"Dih, pinter banget ngelesnya."

"Jadi, apa nih permintaan lo?"

"Ini gak ada batas waktunya kan? gue belum kepikiran hukumannya." ujar gadis itu.

"Oke, ntar bilang aja kalo udah kepikiran."

Tanpa menyahuti ucapan Jaehyuk, Soojin bergegas menuju mesin capit boneka, permainan itu sudah menarik perhatiannya sejak tadi. Jaehyuk tentu langsung mengikutinya.

"Mau coba?" Soojin mengangguk, sangat antusias.

Jaehyuk memasukkan koin, setelahnya Soojin lah yang mencoba permainan itu, namun gagal. Jaehyuk pun kembali memasukkan koin, tetapi kali ini dia yang mencoba, namun gagal juga. Jaehyuk mencoba ketiga, dan keempat kali, namun semuanya gagal.

"Koinnya abis." rengek Jaehyuk ketika merogoh kantongnya dan tak menemukan koin.

"Gapapa, kita beli lagi."

"Gak usah, Jae. Mending udahan aja, kita beli hadiah buat mami lo."

"Tapi lo kayaknya pengen banget menangin bonekanya."

"Gapapa."

Akhirnya mereka pun menuju tempat penukaran hadiah, dan mereka mendapatkan; gantungan kunci couple.

Akhirnya mereka pun menuju tempat penukaran hadiah, dan mereka mendapatkan; gantungan kunci couple

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Lucu."

"Lo ambil aja punya gue kalo suka gantungannya, gue cowok masa pake gantungan sih." Jaehyuk menyodorkan gantungan miliknya.

"Kita main ini sama-sama, jadi harus adil bagi hadiahnya."

"Gak bakal gue pake kok, ntar kita dikira pacaran lagi." ucap Jaehyuk ragu.

"Pake aja gapapa," Jaehyuk tersenyum mendengar ucapan Soojin.

"Anggep aja ini sebagai tanda persahabatan." imbuh gadis itu.

Mereka pun melanjutkan dengan membeli hadiah untuk mami Jisoo. Jadinya, Jaehyuk membelikan maminya sebuah tas.

Setelah Jaehyuk pikir-pikir, hari ini seperti ngedate(?).

●●●


Soojin membuka pintu rumahnya, dia bersiap berangkat ke sekolah. Namun, ada sebuah box berukuran sedang di depan pintunya.

Ada sebuah sticky note bertuliskan :

You're not alone, many people love you. keep smiling ^ ^

from : one person who likes you

Dia pun membuka kotak itu, lalu tersenyum setelah melihat isinya.

Dia pun membuka kotak itu, lalu tersenyum setelah melihat isinya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.







Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
After School [✔]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang