13. Good Morning

77 22 5
                                        

Jaehyuk berangkat dari rumahnya sangat pagi, bahkan embun pun masih nampak

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jaehyuk berangkat dari rumahnya sangat pagi, bahkan embun pun masih nampak. Dia menghentikan motornya tepat di depan rumah nenek Soojin, dia pun duduk diatas motornya sembari menunggu gadis itu keluar.

"Bang Jae, ngapain disitu?" Jaehyuk yang sejak tadi sibuk berkaca di kaca spion motornya, langsung menoleh ke sumber suara.

Ternyata itu Doyoung, dia sedang berdiri di balkon kamarnya yang berada di lantai 2. Rumahnya tepat di samping kanan rumah kakek neneknya, keluarga Kim. Dia adalah sepupu Soojin, sekaligus temannya. Suatu saat dia pasti akan jadi sepupunya juga.

Jaehyuk tersenyum, "lagi nungguin Soojin."

"Mau kemana emang pagi-pagi buta begini?"

Jaehyuk memutar bola matanya, "ke sekolah, emang mau kemana lagi."

"Bang, ini masih jam 6 loh. Rajin amat udah mau berangkat aja, kak Soojin nya pasti masih belum bangun," kilah Doyoung.

Doyoung kebingungan sebab Jaehyuk tiba-tiba membuang tatapannya ke arah lain, Doyoung pun mengikuti arah tatapan Jaehyuk.

"Good morning, Soojin," sapa Jaehyuk kepada perempuan yang baru saja keluar menuju balkon lantai 2 rumahnya.

Doyoung berdecih, "dasar bucin."

"Pagi, Jae," balas Soojin, tidak lupa menampilkan senyumannya.

"Pagi, Doyoung," tegur Soojin sembari menengok ke arah Doyoung.

"Pagi kak."

"Gue masuk dulu ya, takut ganggu," Doyoung berjalan masuk ke dalam kamarnya.

"Jae, masuk dulu gih! Dingin diluar."

"Hah?"

Gue disuruh masuk nih? batin Jaehyuk.

"Bentar," Setelah mengucapkan itu, Soojin menghilang dari balkon karena masuk ke dalam kamarnya. Jaehyuk masih sibuk melihat ke atas, tempat Soojin berada tadi.

"Jae, masuk sini!" Soojin keluar dari dalam rumah, menghampiri Jaehyuk yang berdiri di dekat motornya.

"Gapapa nih?" tanya Jaehyuk ragu, jujur dia sungkan jika disuruh masuk.

Soojin tersenyum, "gapapa."

"Ayok!" Soojin menggaet lengan Jaehyuk, mengajaknya untuk masuk ke dalam rumah. Sudut bibir Jaehyuk langsung tertarik ke atas, tanpa sadar pipinya juga memerah.

Jaehyuk menganga saat tiba di ruang tamu keluarga Kim, interior rumah itu terlihat sangat mewah. Jujur, ini pertama kalinya dia masuk rumah keluarga Kim, sejauh ini dia hanya pernah berkunjung ke rumahnya Doyoung. Jaehyuk hanya menurut saat Soojin menuntunnya untuk lebih masuk ke dalam rumah. Mereka pun berhenti tepat di ruang makan, sudah ada 3 wanita yang duduk disana, dia hanya mengenali satu orang, yaitu Winter.

"Dia nenek gue, trus dia kak Yeri, yang ini kayaknya gak perlu gue kenalin," Soojin memperkenalkan.

"Perkenalkan nama saya Jaehyuk, saya temennya Soojin dan Winter," Jaehyuk membungkuk, memperkenalkan diri ke nenek Soojin.

"Saya Kim Taeyeon, mamanya Winter dan Yeri, neneknya Soojin juga. Panggil tante masih bisa kok," ucap wanita itu diakhiri tawa.

"Yaudah, sini duduk! ikut sarapan bareng kita," ajak Taeyeon.

"I-iya tante," Jaehyuk pun duduk tepat di samping Soojin, dan di depannya ada Winter.

Mereka pun mulai sesi sarapan dengan tenang, sesekali melontarkan pertanyaan kecil antara satu sama lain.

"Kakek kamu mana?" bisik Jaehyuk di telinga Soojin.

"Orangnya lagi dinas ke luar kota, biasa lah, namanya juga orang sibuk," Taeyeon menginterupsi. Jaehyuk jadi sungkan karena Taeyeon mendengar ucapannya.

"Dia itu selalu lupa keluarga kalo udah ngurus kerjaan, duit mulu yang dipikirin," ucap Taeyeon lagi, Yeri, Winter, dan Soojin langsung cekikikan. Jaehyuk hanya bisa tersenyum canggung.

"Gak usah di ambil hati, kakek nenek gue emang orangnya gitu, suka ejek satu sama lain buat bercandaan," bisik Soojin.

"Sifat mata duitannya itu, juga nurun ke anak-anaknya."

"Ma, aku gak mata duitan ya," rengek Winter.

Yeri berdiri dari duduknya, "Yeri mau berangkat dulu, ma."

"Iya, hati-hati."

"Winter juga berangkat, ma. Sungchan udah di depan," Winter bergegas pergi setelah berpamitan.

"Kalo gitu Soojin sama Jae juga berangkat, oma," Jaehyuk ikut berdiri saat Soojin berdiri.

Jaehyuk membungkus, "makasih banyak tante atas sarapannya."

Taeyeon tersenyum, "kapan-kapan main kesini lagi ya?"

"Iya tante."

●●●


Setelah sampai di sekolah, Jaehyuk dan Soojin pun berjalan berdampingan di koridor.

"Loh, kok lo gak masuk?" tanya Soojin kebingungan, sebab kelas Jaehyuk sudah terlewat, dan laki-laki itu justru mengikutinya.

"Gue kan udah janji berangkat bareng lo, jadi gue harus nganter lo sampe ke kelas."

Soojin mengernyit, "oke," dia terkekeh setelahnya.

Soojin pun masuk ke dalam kelasnya, dan Jaehyuk masih berdiri di dekat pintu sambil mengawasi.

Soojin memiringkan kepalanya ke arah Jaehyuk berada, dalam hatinya, gadis itu bertanya kenapa Jaehyuk masih disini.

Drrrtt

Soojin memeriksa ponselnya, ada sebuah pesan masuk.

Soojin tertawa setelah berkirim pesan dengan Jaehyuk

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Soojin tertawa setelah berkirim pesan dengan Jaehyuk.










Soojin tertawa setelah berkirim pesan dengan Jaehyuk

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
After School [✔]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang