5. Jealous

124 29 12
                                        

Saat pulang bimbel, Jaehyuk berniat menawarkan tumpangan lagi untuk Soojin seperti kemarin.

Namun, dia justru melihat Soojin pulang dengan di boceng oleh laki-laki. Jaehyuk tidak bisa melihat wajah orang itu, karena laki-laki itu memakai helm fullface.

Tiba-tiba hatinya terasa panas dan tertusuk, dia cemburu. Dia memang bukan siapa-siapa Soojin, tetapi dia saat ini sedang berusaha untuk menaklukkan hati Soojin.

Apakah itu adalah saingannya? Dan sepertinya laki-laki tadi terlihat dekat dengan Soojin. Apakah dia pacarnya?

Jaehyuk pun pulang dengan keadaan dongkol, wajahnya murung hingga dirinya sampai di rumah.

"Kenapa Jae? Kok wajahnya di tekuk gitu?" tegur mami Jisoo.

"Gapapa Mi, Jae gak mood aja." Jaehyuk berjalan lunglai masuk ke dalam kamarnya.

Malamnya, Jaehyuk pun memutuskan untuk menghubungi Soojin. Dia ingin memastikan satu hal yang penting.

"Halo?"

"Halo, Jae. Ada apa?"

"Gue mau tanya sesuatu boleh gak?" tanya Jaehyuk gugup.

"Boleh kok, tanya aja."

Jaehyuk berdehem bersiap untuk berucap sesuatu.

"Udah punya pacar belum?"

"Hah?"

"Lo udah punya pacar?"

"Kenapa tiba-tiba tanya gitu?"

"Tadi gue liat lo pulang bareng cowok, itu pacar lo ya?" Soojin tiba-tiba tergelak tawanya.

"Itu tetangga gue, bukan pacar gue. Gue gak punya pacar." Sudut bibir Jaehyuk menaik mendengar hal itu.

"Tetangga lo se perhatian itu ya, sampe bela-belain jemput lo?"

"Dia itu temen masa kecil gue juga. Semalem dia liat lo anterin gue, makanya dia maksa buat jemput gue tadi."

Jaehyuk kembali murung, ternyata laki-laki tadi sangatlah dekat dengan Soojin.

"Kok diem? Halo Jae?"

"Eh, udah dulu ya, gue udah ngantuk nih. Maaf udah ganggu lo."

"Gak ganggu kok, gue tutup ya kalo gitu?"

"Iya."

"Good night, Jae."

"Good night Soojin, mimpi indah!"

Pip!

●●●


Jaehyuk baru saja memarkirkan motornya, dia bersiap untuk menuju ke dalam kelas.

Namun, perhatiannya langsung teralihkan karena melihat seseorang yang baru saja sampai di tempat bimbel. Itu adalah Soojin dan diantar oleh tetangga sekaligus teman masa kecil Soojin.

Jaehyuk terus mengamati, mereka terlihat sangat akrab. Jaehyuk sangat terkejut saat tetangga Soojin itu membuka helm fullfacenya.

Jaehyuk segera menghampiri mereka berdua yang sedang berbincang tersebut.

"Permisi." Keduanya langsung menoleh.

"Jaehyuk?"

"Hai." Jaehyuk melambaikan tangannya.

"Kalian saling kenal?" tanya Soojin heran.

"Kita satu sekolah, kita temen juga, iyakan, Jae?"

"I-iya bener." Jaehyuk tersenyum kikuk.

"Kalo gini, gue kan jadi tenang. Jae tolong jagain Soojin ya." Jaehyuk kebingungan dengan ucapan tetangga Soojin sekaligus temannya itu.

"Tenang aja, Soojin aman kok selama ada gue."

Tetangga Soojin itu pun bersiap pergi, tidak lupa berpamitan kepada mereka berdua.

"Gue gak nyangka lo kenal sama Heesung, dunia emang sempit ya." celetuk Soojin.

"Kalian beneran gak pacaran?" Soojin terkejut sejenak mendengar pertanyaan Jaehyuk.

"Enggak, Jae."

"Dia emang biasanya perhatian banget sama lo?"

Soojin terdiam, "Dia emang anaknya gitu, gak sama gue doang kok."

Jaehyuk hanya mengangguk-angguk paham, dia harus percaya karena memang Soojin sendiri yang mengatakan hal itu.

"Lo deket sama Heesung?" tanya Soojin antusias.

"Kita sering nongkrong bareng pas jam istirahat, kita lumayan deket sih walaupun gak sekelas."

"Ooo." Soojin mengangguk-angguk.

"Yaudah, yuk masuk kelas!" Soojin berjalan mendahului Jaehyuk.

Jaehyuk tersenyum melihat Soojin berjalan dengan ceria, terlihat sangat menggemaskan.










Jaehyuk tersenyum melihat Soojin berjalan dengan ceria, terlihat sangat menggemaskan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Lee Heeseung

Lee Heeseung

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
After School [✔]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang