10. Galau

83 23 15
                                        

Jaehyuk terus saja murung saat pelajaran berlangsung, dia merasa kesepian-karena Soojin tidak masuk bimbel hari ini.

Soojin juga tidak menghubunginya sama sekali, apakah di sedang sakit? Jika iya, tentu saja Jaehyuk akan menjenguknya.

Dan benar saja, setelah pulang dari tempat bimbel, Jaehyuk langsung mampir ke rumah Soojin. Setidaknya dia harus tahu alasan Soojin tidak masuk les.

Jaehyuk menekan bel rumah Soojin, namun tidak ada jawaban. Dia pun menekan bel lagi-namun tetap tidak ada jawaban juga. Dia akhirnya menekan bel hingga 4 kali, justru Heeseung lah yang menghampirinya.

Laki-laki itu baru saja keluar dari rumahnya, yang berada di samping rumah Soojin. Dia berjalan menghampiri Jaehyuk.

"Soojin gak ada di rumah." ucap Heeseung.

"Dia kemana emang?" tanya Jaehyuk yang masih penasaran.

"Gak tau, dia pergi sama orang tuanya sejak tadi pagi."

"Dia gak bilang sama lo, dia kemana?" Heeseung menggeleng.

"Tenang bro, dia gak kabur kok. Palingan lagi refreshing aja sama orang tuanya." Heeseung merangkul bahu Jaehyuk untuk memenangkan, sebab raut wajah Jaehyuk terlihat khawatir.

"Makasih, bro." balas Jaehyuk.

"Akhir-akhir ini lo susah banget diajak nongki." celetuk Heeseung.

"Lo tau sendiri kan, sekarang gue ikut bimbel. Jadi agak susah buat ikutan nongkrong."

"Wih, udah jadi anak baek nih." gurau Heeseung sembari mengapit kepala Jaehyuk.

"Gue emang anak baek ya dari dulu." Jaehyuk ganti mengapit kepala Heeseung.

Drrrt drrrt

Ponsel Jaehyuk berbunyi, dia pun segera mengangkatnya.

"Kenapa, mi?"

"Kok belum pulang, Jae? Jam segini kan biasanya udah pulang les."

"Iya mi, ini Jae mau pulang kok"

Pip!

"Anak baek dicariin maminya nih." cibir Heeseung sambil tertawa.

"Liat aja besok di sekolah." balas Jaehyuk bergurau.

●●●


Sama seperti kemarin, hari ini Soojin juga tidak masuk bimbel. Ditambah, Soojin tidak menghubunginya sama sekali dan ponsel Soojin selalu tidak aktif saat ditelpon. Jaehyuk menjadi sangat khawatir, dia pun memutuskan untuk kembali mampir ke rumah Soojin sepulang bimbel.

Dan saat Jaehyuk sudah sampai di rumah Soojin, keadaannya tetap sama, tidak ada orang di rumah. Jaehyuk pun akhirnya pulang, dengan wajah yang murung.

"Kenapa kok mukanya ditekuk gitu?" tegur Jisoo.

"Gapapa kok, mi." balas Jaehyuk singkat, lalu dia berjalan guntai menuju kamarnya.

Jaehyuk merebahkan dirinya di kasur, sembari melihat ponselnya. Soojin belum membalas pesannya sejak kemarin, bahkan ponselnya juga tidak aktif. Padahal terakhir kali, dia dan Soojin baik-baik saja, tidak mungkin juga Soojin marah.

Saat Jaehyuk sibuk memandangi lauar ponselnya, tiba-tiba ponselnya berdering. Dia sedikit terkejut, sebab Soojin lah yang menelponnya. Raut wajahnya langsung berubah, bibirnya tertarik keatas. Jaehyuk pun segera mengangkat panggilan dari Soojin tersebut.

"Halo, Jae."

"Iya."

"Kenapa lo telpon gue sampe 20 kali? Ada masalah ya?"

"Chat gue gak lo bales, trus HP lo gak aktif, ditambah lo dua hari gak masuk bimbel. Lo kemana?"

"Maaf, Jae. HP gue emang sengaja gak gue aktifin dua hari ini. Trus gue sekarang di rumah nenek, kalo-"

"Di luar kota?" Jaehyuk memotong ucapan Soojin."

"Nggak kok, di seoul." Jaehyuk ber-oh-ria.

"Trus kalo...."

"Kalo apa?" tanya Jaehyuk penasaran.

"Gue gak masuk bimbel karena ... gue udah keluar."

"Hah? Lo keluar dari tempat bimbel?"

"Iya. Sorry gue gak kasih tahu lo." Jaehyuk hanya diam, dia tidak tahu harus bereaksi seperti apa.

"Gue bakal pindah sekolah juga."

"Dimana?"

"Gue lupa namanya, pokoknya deket dari daerah rumah nenek gue."

"Bagus deh kalo lo pindah sekolah. Seenggaknya lo lepas dari mereka yang udah bully lo."

Di sisi lain dia senang Soojin lepas dari bully-an para gadis waktu itu. Tapi dia juga sedih sebab dia tidak bisa bertemu Soojin lagi.

"Makasih, Jae." ucap Soojin.

"Buat apa? Gue kan emang ngomongin fakta"

"Buat semua yang udah lo lakuin ke gue, makasih udah jadi sahabat gue."

"Jangan ngomong gitu, kayak kita gak bakal ketemu lagi aja." rengek Jaehyuk.

"Gue kayaknya bakal tinggal di rumah nenek sampe lulus. Karena orang tua gue yang sering ke luar kota, jadinya mereka nitipin gue di rumah nenek. Disini juga banyak temen juga." ucap Soojin terdengar sangat bahagia. Jaehyuk yang mendengar itu pun ikut merasa bahagia.

"Bagus deh kalo lo happy. Kapan-kapan gue main ke situ boleh kan?"

"Boleh dong."

"Yaudah, Jae. Gue mau bantuin nenek dulu, bye."

Pip!

"Kayaknya gue bakal galau tiap hari." monolog Jaehyuk.





" monolog Jaehyuk

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
After School [✔]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang