📌Mature Content!📌
Mungkin menjadi model dan memiliki tubuh yang seksi adalah idaman bagi banyak wanita, di temani pria tampan dalam bekerja membuat wujud sang gadis menjadi semakin sempurna di balik namanya yang semakin banyak di kenal sebagai pub...
🔞 WARNING! 🔞 Konten dewasa! Penuh dengan adegan panas ataupun kata-kata vulgar. Mohon bijak dalam menanggapi.
. . .
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Matahari mulai eksis menampilkan sosoknya yang hangat. Benda luar angkasa itu mulai meninggi hingga posisinya hampir di atas kepala manusia.
Di dalam ruangan mewah VIP hotel bintang 5, terlihat dua manusia tengah sibuk memperbaiki tampilan berantakan mereka.
"Apa ini aroma baru?"
"Apa maksudmu?" Seorang pria menatap tajam pada sosok perempuan yang tak jauh dari hadapannya.
Pertanyaan wanita itu kelewat random. Kedua manusia ini baru saja selesai bercinta, melepaskan kenikmatan yang tak bisa di pungkiri kenikmatannya. Setelah itu semua terjadi, lalu kenapa wanita itu bertanya tentang aroma? Apa Jimin kelewat wangi hari ini? Eii, pria itu selalu wangi by the way. Dia adalah pria penggila aroma.
"Ruangan ini penuh dengan aroma spermamu, kau menjatuhkannya dimana saja Jim?" Itu adalah pertanyaan terbodoh sepanjang masa. Apa ia menutup matanya sepanjang mereka bercinta hingga tidak melihat apa yang Jimin perbuat?
"Di dalam rahimmu, only in you." Ucap pria itu dengan tenang.
"YAK JIMIN PARK! KAU MAU MEMBUATKU HAMIL, HUH?!" Apa wanita ini bodoh? Apa ia tak sadar jika pria tampan itu mengeluarkannya di dalam? Apa kegiatan panas mereka begitu nikmat hingga tak bisa memikirkan hal lain selain menikmati perlakuan yang Jimin berikan?
"Turunkan sedikit nada bicaramu baby, kau bisa membuat anak kita terkejut nanti." Bukannya menjawab, pria itu malah semakin menggoda wanita itu.
Janne mendekat, menghampiri raga pria seksi yang masih setia menampilkan perut seksinya tanpa busana atasan. "Mr. Park, apa kau fikir karirku akan baik-baik saja jika ada baby di dalam sini?" Tanya wanita itu sembari menunjuk area perutnya.
'Don't worry baby, aku bisa bekerja untukmu dan buah hati kita." pria itu kembali bersuara, kemudian memberikan sebuah kecupan manis di kening sang wanita.
"Jangan bermimpi! Aku tidak ingin memiliki suami genit sepertimu." Tangan wanita itu dengan keras mendorong raga sang pria yang menghimpit badan mungilnya.
Sambil tersenyum Jimin membalas pernyataan Janne "Hei, kau lebih genit daripadaku baby." Kemudian pria itu mendekati raga sang gadis yang tengah cemberut lantaran kesal pada pria di ujung sana. "Mrs. Ahn, hentikan wajah cemberutmu itu. Lagipula kau kan menggunakan alat anti hamil, kenapa kau takut?" Tanya pria itu kembali
"Aku melepasnya kemarin karena harus ganti pake produk yang baru, aku tidak cocok menggunakan yang kau rekomendasikan itu." Ucap Janne masih dengan wajah menggemaskannya. Lucu sekali, padahal wanita itu penggila sex tapi tak menggunakan alat anti hamil. Apa ia cari mati? Atau memang sedang cari baby?