CHAPTER X

96 20 59
                                        

Incheon international airport menjadi tempat utama sebagai penyambutan kedatangan gadis cantik nan seksi  bersama sang manager di siang hari ini. Dengan debaran dada yang cukup kencang, gadis bernama Ahn Jiwoo meniti lantai bandara dengan anggun dan elegan. Tatapan lurus kedepan dengan badan tegap, tanpa senyum yang menyapa membuat sang model seperti tengah berjalan di catwalk.

"Hi Ms. Janne and Mr. Park, welcome to South Korean." Sapaan manis dari seorang pria yang berwatak ceria menyapu kedatangan sang model dan manager.

Dengan senyuman manis Jiwoo membalas sapaan itu, "Thank you Hoseok."

"Mari lewat sini, ada mobil yang akan membawa kalian di hotel yang telah kami sediakan." seorang pria bernama Hoseok bersuara, menunjuk arah dengan bahasa tubuhnya.

Tanpa berkata-kata Jimin dan Jiwoo mengikuti setiap langkah yang di ciptakan oleh Hoseok, mengikuti pria itu untuk menuju sebuah mobil yang di maksud pria tersebut.

1 jam lebih lamanya sebuah mobil berwarna hitam menapak aspal hitam, kini raga ketiga manusia itu tengah memasuki sebuah kamar di hotel ternama yang berada di tengah kota Seoul

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

1 jam lebih lamanya sebuah mobil berwarna hitam menapak aspal hitam, kini raga ketiga manusia itu tengah memasuki sebuah kamar di hotel ternama yang berada di tengah kota Seoul. Sebuah pintu besar berwarna coklat tua di buka oleh Hoseok menggunakan kartu yang di dapat dari resepsionis hotel.

"Ini kamar anda nona Janne." Hoseok bersuara ketika pintu itu telah terbuka.

"Janne, panggil saja seperti itu tanpa embel-embel nona di depannya." Ucap Jiwoo, ingin lebih akrab pada asisten dari CEO ternama ini.

"Oh of course, thank you so much." Ucap Hoseok sembari tersenyum ceria, senyuman itu begitu identik dengan dirinya.

Ketiga manusia itu memasuki ruangan besar yang menjadi ruangan termahal dan termewah di gedung pencakar langit di kota Seoul ini. Dengan kasur berukuran besar yang berada di ruangan berbeda, di sekat lainnya ada ruang tv beserta beberapa sofa yang terletak dengan rapi dan indah berwarna abu-abu, di sekat lainnya ada meja besar yang bisa di gunakan meeting dengan jumlah kursi sebanyak 8 berwarna abu-abu pula. Di ruang yang menampung meja besar, di batasi dinding kaca bening besar yang menghubungkan sebuah taman yang di lengkapi dengan kolam renang berukuran sedang.

"Apa ini tidak terlalu besar untukku Hoseok?" Sebuah pertanyaan Jiwoo lontarkan pada pria yang tengsh menuntunnya untuk melihat semua ruangan.

"Tak masalah, ku rasa ini cukup untukmu selama 1 minggu di Seoul. Lagipula model sepertimu pasti banyak aktivitas dan membutuhkan banyak ruangan untuk melakukan aktivitas agar tidak bosan." Jawabnya dengan santai sembari tersenyum manis dengan hangat layaknya mentari di pagi hari.

"Ku rasa ini cukup untuk berdua." Jiwoo bersuara, matanya menatap Jimin yang tengah berjalan di belakangnya.

"Tak masalah, nanti aku akan sering main disini." Jawab Jimin sembari tersenyum dengan penuh arti, satu alisnya naik ke atas memberikan kesan nakal di penglihatan Jiwoo.

Hot Woman🔞 [On Going]Stories to obsess over. Discover now