KALAU BACA, TINGGALKAN JEJAK KAMU. JANGAN BERTINGKAH SEPERTI MALING!
.
.
Author : AphroditeThemis
Rate : 25+
Genre : Hurt / Naughty
"Side story from Eternal Lover"
.
.
Sambil merenggangkan bahunya yang sedikit kaku karena tendangan kuat Jaejoong yang sednag terlihat pongah, Taecyeon mengusap keringat yang membanjiri wajahnya. Berlatih dengan Jaejoong memang selalu menyenangkan karena sosok cantik itu sangat cerdik dan pantang menyerah. "Sejak kapan hyung mengenal Junchan?" Pertanyaan bernada selidik itu mendorong Taecyeon berbalik dan melupakan niatnya untuk mengambil sebotol air dulu.
"Kau juga mengenalnya, Joongie?"
Jaejoong menggangguk dan tersenyum lebar sebelum meneguk rakus minumannya. Lumayan menghibur melihat Taecyeon yang biasanya dingin dan percaya diri, terlihat bingung. Jika kecurigaannya benar, Junsu sepertinya menyukai sahabatnya ini. "Ya, dia itu sepupu Yunho. Polos dan sangat ramah." Serunya ringan seraya menyodorkan sekaleng minuman berenergi pada Taecyeon yang malah menatapnya tajam, seolah ada tanduk tumbuh di kepala Jaejoong.
Dahi Taecyeon semakin mengeryit. Dia berusaha keras mencerna kalimat Jaejoong walau sepertinya ada yang salah dengan pendengarannya. "Polos? Junchan?" Taecyeon mengulangi kata itu dengan suara tajam dan sorot mata tidak percaya sebelum terdiam saat melihat lagi-lagi Jaejoong mengangguk antusias sebelum mengatakan sesuatu yang benar-benar tidak sesuai dengan kenyataan yang sudah Taecyeon hadapi.
"Ya. Junchan itu sepupu kesayangan beruang bodoh. Polos, baik hati dan sedikit pemalu."
"Sedikit pemalu?"
Lagi, tanpa sadar Taecyeon mengulangi kata-kata Jaejoong, hanya saja kali ini sambil membayangkan apa yang terjadi apartemennya 2 hari yang lalu. Saat itu Taecyeon berpikir dia pasti sedang bermimpi atau mungkin masuk ke apartemen yang salah karena terlalu lelah harus belajar dan bekerja sambilan di rumah sakit.
Tapi, tidak! Itu apartemennya dan sosok ramping yang sedang berbaring nyaman dalam gelembung busa di bathtub miliknya adalah Kim Junsu, penyihir licik kesayangan appa-nya.
"Apa-apaan ini? Sedang apa kau di kamarku?" teriak Taecyeon marah dengan penuh emosi saat melihat sekeliling kamar mandi yang penuh lilin aroma terapi. Mataya berusaha keras tidak menatap kearah bathtub, kearah tubuh telanjang Junsu yang hanya ditutupi gelembung busa yang hampir menguap. "Mandi. Ada yang salah, Taec hyung?" Jawaban acuh itu serta merta mendorong Taecyeon menggeram dan mengalihkan tatapan membunuhnya kearah Junsu yang malah sengaja menyilangkan kaki jenjangnya sambil tersenyum manis padanya.
Api seperti menyelimuti tubuh Taecyeon yang tadinya terasa begitu lelah. Dia sengaja pulang ke apartemen pribadinya untuk tidur. Tapi, yang didapatinya malah gangguan yang mengancam akal sehatnya. "Keluar dari sana dan pulanglah!" desisnya dingin dengan nada mengusir dan langsung menyesalinya perintah bodohnya itu karena kali ini Junsu tidak membantahnya, sosok berparas manis itu langsung berdiri, mengabaikan air bathtub yang sekarang membasahi lantai kamar mandi.
"Bisa ambilkan handuk dulu, hyung?"
Permintaan itu menyadarkan Taecyeon yang sesaat terdiam seperti orang bodoh. Tanpa sadar sudah menatap liar pada sosok ramping yang ternyata punya tubuh indah berlekuk samar yang seperti memancing tangannya untuk....Tergesa Taecyeon menggigit kuat bibirnya dan mengetatkan rahangnya sebelum menarik kasar handuk dibelakangnya. Melempar benda itu kearah Junsu yang sedang tersenyum geli dan hanya memegang handuk putih itu tanpa niat menggunakannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sex BUDDY
Kısa Hikaye"Side story from Eternal Lover" "Aku mau kau jadi pacarku!" - Junchan. "Hatinya tidak sakit, tapi otaknya yang sakit dan pada akhirnya mungkin aku yang akan gila!" - Taecyeon. Saat obsesi berbalut gairah membakar sikap kaku nan dingin, apa yang akan...
