Backstreet

4 2 0
                                        

Backstreet

Pukul dua dini hari. Sooji terbangun karena merasa sangat lapar. Ia berjalan ke dapur dengan mata setengah terbuka. Lampu juga sudah dimatikan semua, membuat gadis itu sedikit kesulitan menuju dapur.

Ia tidak tahu pukul berapa BTS pulang, dan ia tidak peduli. Gadis itu lebih memilih menyalakan lampu dan mengambil sebungkus Ramyeon di lemari.

Masih dengan mata setengah terbuka, Sooji meletakkan panci berisi air di atas kompor yang sudah dinyalakan.

"Selamat malam, pacarnya Kim Taehyung."

Tanpa menoleh pun Sooji tahu yang memeluknya dari belakang adalah Taehyung. Suara berat laki-laki itu tepat di telinga Sooji, membuat gadis itu sedikit menjauhkan kepala karena geli.

"Kukira kau sudah tidur," kata Taehyung lagi.

Sooji memasukkan Ramyeon ke dalam air yang sudah mendidih. Ia tidak menghiraukan Taehyung yang mulai usil padanya.

"Sooji ...."

Taehyung mengecup pipi Sooji, membuat gadis itu menatap Taehyung kesal. "Apa?"

"Aku cinta kamu."

"Sudah tahu."

Taehyung terkekeh. Ia lalu melepaskan pelukannya dan membalik tubuh Sooji agar berhadapan dengannya. Ia memegang kedua pipi gadis itu dan menariknya gemas.

"Kau sangat kelaparan sampai bangun jam dua untuk makan?"

"Aku kemarin hanya sarapan, tahu!" protes Sooji. Ia tidak setuju dengan ucapan Taehyung yang seolah mengatakan dirinya tukang makan.

"Terserah apa katamu."

Sooji merengut sebal. Pasti akan berlari ke kamar meninggalkan Taehyung kalau tidak ingat Ramyeonnya masih di atas kompor.

Ia mematikan kompor dan mengambil panci berisi Ramyeon. Perutnya sampai berbunyi, tidak sabar memakan Ramyeon yang tampak lezat itu saking laparnya.

Tiba-tiba Taehyung meletakkan kembali panci yang di pegang Sooji ke atas kompor dan membalik tubuh gadis itu agar berhadapan dengannya.

"Kau mengabaikanku demi makanan?" Taehyung mengurung Sooji dengan kedua tangan, tidak memberi kesempatan gadis itu untuk pergi atau melawan.

"Aku tidak mengabaikanmu."

"Oh ya?" Taehyung mengecup bibir Sooji singkat. Sangat singkat sampai Sooji terlambat menyadari.

"Kalau ada yang lihat bagaimana?" protes Sooji sebal. Taehyung memang sering seperti itu, menciumnya tanpa meminta izin terlebih dahulu.

"Tidak akan, lagipula mereka pasti sudah tidur karena kelelahan."

"Kau juga pasti kelelahan."

"Tidak setelah melihat wajahmu."

Sooji memalingkan wajah ke samping. Berusaha mati-matian agar wajahnya tidak berubah menjadi semerah tomat atau Taehyung akan menggodanya lagi.

"Wajahmu memerah."

Sooji merutuki diri sendiri di dalam hati. Sekarang wajahnya pasti lebih merah lagi karena ucapan Taehyung.

Tawa kecil Taehyung membuat pipi Sooji menggembung kesal. Pasti laki-laki itu suka sekali melihatnya salah tingkah sekarang.

"Aku ingin makan Ramyeon, minggir!"

Ucapan gadis itu tidak membuat Taehyung menyingkir. Ia malah memegang wajah Sooji agar menghadapnya dan mencium bibir gadis itu tanpa memberi kesempatan untuk menghindar.

MOVE : KIM TAE HYUNG(END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang