Akhir

21 1 0
                                        

Akhir

Taehyung bangun pagi-pagi sekali, tidak seperti biasanya yang baru bisa bangun setelah dibangunkan. Ia melihat jam di ponselnya. Masih pukul lima pagi.

Laki-laki itu mencoba memejamkan matanya kembali, namun tidak bisa. Lalu ia duduk dan menatap Jimin yang masih tertidur di sampingnya. Ide jahilnya muncul. Ia mengambil ponsel dan memotret Jimin.

Taehyung membuka aplikasi Twitter dan mengunggah foto Jimin yang matanya terpejam dengan mulut sedikit terbuka. Ia menutup mulutnya agar tidak tertawa dan bisa membangunkan Jimin. Menurutnya itu sangat lucu.

Namun, entah bagaimana perasaan Taehyung resah. Ia menatap ponselnya yang sudah banyak notifikasi masuk dari Twitter, tentu saja para penggemar yang mengomentari foto Jimin yang diunggahnya.

Pikirannya tertuju pada Seokjin yang akhir-akhir ini bersikap seolah menjauhinya. Ia lalu beranjak keluar kamar menuju kamar Seokjin. Ingin berbicara berdua tanpa ada yang mengganggu.

"Hyung?"

Taehyung membuka pintu kamar Seokjin yang tidak terkunci perlahan. Ia menghampiri laki-laki yang berbaring membelakanginya. Terdengar suara isakan pelan yang ia yakin itu Seokjin, dengan panik Taehyung menghampiri laki-laki itu.

"Hyung, kenapa?"

Seokjin mengubah posisi menjadi duduk, wajahnya merah dan matanya membengkak. Taehyung tidak tega melihat kakak tertuanya seperti itu, ia memeluk Seokjin dan ikut menangis tanpa tahu apa yang terjadi.

"Taehyung Ah, aku mimpi buruk lagi."

Taehyung menepuk-nepuk punggung Seokjin. Mencoba menenangkan laki-laki itu.

"Taehyung Ah, aku tidak ingin kehilanganmu."

Taehyung melepas pelukan dan menatap Seokjin tidak mengerti. Ia tidak memiliki keinginan untuk pergi dan akan tetap bertahan di sini. Bersama Sooji, BTS, dan Army.

"Aku di sini, Hyung."

Seokjin menggelengkan kepala lemah. Wajah tampan itu dipenuhi kesedihan yang membuat Taehyung tidak tega melihatnya.

"Hyung, tidur lagi, ya? Ini masih terlalu pagi. Aku akan menemanimu di sini."

Hanya Namjoon dan Suga yang tidak ikut sarapan pagi ini. Dua Rapper sibuk itu sudah pergi ke kantor tanpa makan terlebih dahulu.

Taehyung sedang merutuk di dapur tanpa melakukan apa pun. Jadwal piketnya bersama Namjoon, namun laki-laki itu sudah pergi tanpa membantunya. Ia berdiri dengan tangan terlipat, menunggu makanan pesanannya datang.

Sebenarnya ia tidak hanya berdua dengan Namjoon, bersama Sooji juga. Namun, gadis itu masih belum terlihat sejak kemarin makan malam.

"Aku akan ke kamarnya saja," gumam Taehyung.

Laki-laki itu sedikit berlari menuju kamar Sooji. Ia sudah tidak sabar ingin memarahi gadis itu lalu memeluknya meminta maaf.

"Kimchi?"

Tidak ada sahutan. Taehyung juga mencoba membuka pintu kamar, namun pintunya terkunci.

MOVE : KIM TAE HYUNG(END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang