Mine

2.8K 239 20
                                        

Lisa berjalan lunglai kedalam Mansionnya, seperti biasa dia akan disambut dengan para maid dan pekerja lain yang ada disana dan Lisa hanya mengangguk dengan sopan sambil berjalan kearah kamarnya

Greppp

Cup

"I miss you"

Lisa menarik sudutnya membentuk senyuman dan memutar tubuhnya menatap pemilik tangan yang sudah memeluknya dari belakang sebelum dia masuk ke kamarnya

Lisa menarik sudutnya membentuk senyuman dan memutar tubuhnya menatap pemilik tangan yang sudah memeluknya dari belakang sebelum dia masuk ke kamarnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Cup

Lisa mendaratkan ciumannya dibibir gadis itu, yup. Kalian tidak salah Lisa menciumnya di bibir

"Miss you too"

Lisa menarik tangan gadis itu dan membiarkan sang pemilik mata sipit duduk ditepi ranjang mengamati dirinya yang meletakkan ranselnya diatas meja belajar dan melepaskan masker dan topinya, gadis sipit itu tak mau melunturkan senyumannya saat Lisa berganti pakaian didepannya dengan santai

Si sipit berjalan pelan agar Lisa tak mendengar langkahnya dan langsung memeluknya dari belakang, mengendus leher Lisa tanpa malu

"Bear"

Lisa menahan tawanya karena geli, tapi gadis itu masih saja mengendus leher Lisa

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Lisa menahan tawanya karena geli, tapi gadis itu masih saja mengendus leher Lisa. Dengan cepat Lisa memutar tubuh Si sipit hingga punggungnya membentur dinding dibelakangnya, tidak sampai disitu Lisa membelai lembut wajah si sipit

"Kang Seulgi, don't tease me"

Si sipit menyeringai lalu mengalungkan lengannya dileher Lisa, yeah gadis itu Seulgi atau biasa dipanggil beruang oleh Lisa. Berponi sama seperti Lisa, gadis yang menjadi satu-satunya yang sanggup menjalin pertemanan dekat dengan Lisa

"Emmmmghh"

Seulgi kaget saat bibirnya telah menyatu dengan bibir Lisa, bukan mendorong tapi Seulgi justru menekan tengkuk Lisa agar ciuman itu tak lepas. Bukan hal baru bagi keduanya merasakan ciuman satu sama lain, kadang ciuman itu berubah menjadi lumatan panas yang memabukkan keduanya. Seperti saat ini saat lidah mereka saling membelit berperang didalam mulut, berlomba mendominasi ciuman satu sama lain

Say Yes (Chaelisa fullstory)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang