Kamu adalah Samudra. Yang tenangnya adalah tipuan. Menutupi segala gemuruh lara di dalam sana.
Mereka bilang, menatapmu hanya akan membawa kembali perih yang memang tak pernah hilang.
Hadirmu tak di inginkan. Namun, hilangmu menjadi luka yang tak...
Samudra menggenggam erat mata pisau yang tajam. Darah mengucur dari telapak tangan anak itu. Tapi, si empu seperti tidak peduli. Sepertinya Samudra tidak sadar jika telapak tangannya tengah terluka.
.
Lalu pukulan dan tendangan beralun bergantian menyentuh tubuh Samudra tanpa ampun. Selalu seperti ini, kekerasan selalu jadi jalan keluar Ayah melampiaskan amarah.
***
Part lengkap aku bawa ke Karya Karsa. Bisa klik di link yang aku tautkan di profil wattpad ku. Atau, bisa masuk ke karya, lalu search username ku Baity Achmad dan masuk ke profilku. Setelah itu, klik 'seri'.
Ada 3000++ words disana. Semoga nggak bosen ya 😂
Selamat membaca, terima kasih.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
[ Bab yang terkunci di Karyakarsa itu ada Bab 5, 15, 18, 19, 20, 22, 24, 25, 26, 28, 29, 30, 32, 33, 34,35, 36, 37, 38, Epilog ]
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.