Kamu adalah Samudra. Yang tenangnya adalah tipuan. Menutupi segala gemuruh lara di dalam sana.
Mereka bilang, menatapmu hanya akan membawa kembali perih yang memang tak pernah hilang.
Hadirmu tak di inginkan. Namun, hilangmu menjadi luka yang tak...
Tapi, tentu meski diucapkan dengan suara sepelan apapun, kalimat itu tetap saja menjelma menjadi petir yang menyambar hati Samudra hingga hancur tak berbentuk. Anak itu spontan mengangkat kembali kepalanya. Kini ia menatap wajah sang kakak dengan tidak percaya.
.
Sebentar saja, ia ingin menangis sebentar saja. Sebelum Samudra keluar dan ia harus kembali menjadi Arnesh yang selama ini sang adik kenali.
***
Part Lengkap aku bawa ke Karyakarsa, Selamat membaca disana ya...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hai..Hai...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.