Kamu adalah Samudra. Yang tenangnya adalah tipuan. Menutupi segala gemuruh lara di dalam sana.
Mereka bilang, menatapmu hanya akan membawa kembali perih yang memang tak pernah hilang.
Hadirmu tak di inginkan. Namun, hilangmu menjadi luka yang tak...
"Gue paham, Dra. Gue juga nggak membenarkan tindakan ayah sama bunda. Gue tau kadang mereka terlalu gila kerja sampe kurang ngasih perhatian ke elo. Tapi maksud gue, elo harus bisa menghargai hasil usaha lo sendiri. Kalau nggak ada yang kasih ucapan selamat. Paling nggak lo sendiri harus ngasih ucapan selamat ke diri lo. Kasih apresiasi buat diri sendiri itu nggak ada salahnya. Lo yang berjuang, lo juga harus merayakan keberhasilan itu. Nggak harus dari orang lain."
***
Senyum-senyum dulu deh ;)
Part lengkap aku bawa ke Karyakarsa, ya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Apa kabar? :)
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.