Plak
Hee ra menampar Jaehyun.
"Hentikan omong kosongmu dan keluarkan aku dari sini, berpura pura bagaimana maksudmu?!" Emosi Hee ra mulai tersulut.
"Tetap diam saja seperti ini sampai bantuan datang Hee ra."
"BANTUAN APA JUNG JAEHYUN? TOLONG, jelaskan dengan baik aku tidak mengerti satu katapun yang keluar dari mulutmu." Hee ra mendorong Jaehyun, berjalan ke arah pintu sambil mendobraknya.
"Aku hanya berusaha membantumu Hee ra, aku minta maaf atas perbuatanku dulu."
"Ada apa sih denganmu?! kenapa kamu mendadak begini, bagaimana aku bisa percaya denganmu?!"
"Karena kau itu adik,-"
"HEE RA!" Sebuah teriakan memotong kata kata Jaehyun.
"HAECHAN? ITU KAU? HAECHAN!" Teriak Hee ra setelah mengenali suara yang ada di balik pintu.
"MUNDUR HEE RA."
Hee ra mengikuti kata Donghyuck dan mundur beberapa langkah dari pintu.
Bruk Bruk Brak
Pintu itu berhasil terbuka secara paksa, Donghyuck langsung memeluk Hee ra.
"Maaf aku lalai Hee ra, maafkan aku." Bisik Donghyuck sambil mengelus rambut Hee ra.
"Kamu aman sekarang."
Hee ra menangis sejadi jadinya di pelukan Donghyuck, menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Donghyuck, dia merindukan suaminya.
Sementara Jaehyun tersenyum melihat interaksi mereka berdua, namun dia juga khawatir, karena dia tau, Siwon tidak akan membiarkan mereka begitu saja.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mafia daddy ✓
Fanfictioncuma kisah tentang mafia yang jatuh cinta, klise. but, bagaimana jika mafia nya adalah seorang single parent?
