(CERITA DI PRIVATE JOYSLUVY, FOLLOW UNTUK MEMBACA).
-LALISA MANOBAN
-JEON JUNGKOOK
Lisa dan jungkook menikah karena dijodohkan oleh orang tua mereka. Lisa dengan berat hati menerima jungkook. Ia yakin pria itu tidak akan menjadi suami yang setia me...
Jungkook duduk disisi ranjang dan melepas jas berikut dasinya. Jungkook menatap bayangan Lisa dari pantulan cermin meja rias. Lisa terlihat sibuk menghapus makeup di wajah cantiknya.
Jungkook menyusuri wajah dan bentuk tubuh Lisa dengan matanya. Sejujurnya Ia sangat kagum pada wajah cantik dan tubuh indah Lisa yang tercetak sempurna dalam balutan gaun pengantin dari prancis itu.
Harus jungkook akui, Lisa benar-benar wanita yang sangat seksi menggoda dengan dada yang terlihat penuh dan punggung yang sempurna, yang seketika membuat api gairahnya yang tak pernah padam semakin menyala-nyala.
Jungkook yakin, ia tidak akan bisa menahan diri lebih lama lagi untuk bisa menyentuh tubuh indah itu. Ia sangat menginginkan tubuh itu menyatu dengan dirinya dan melebur menjadi satu dalam kepuasan.
Jungkook bertekad, terlepas dari Lisa rela atau tidak, tubuh cantik itu akan menjadi miliknya malam ini. Ia akan membuat bibir sensual itu mendesah dalam pelukannya.
Resepsi pernikahan mereka telah dilangsungkan dengan sempurna dan mewah beberapa jam yang lalu. Dan sekarang ia disini, di kamar kondominium nya bersama Lisa, wanita yang beberapa jam lalu telah resmi menjadi istrinya.
Dalam satu minggu, Ibunya sukses menyulap kamar kondominiumnya yang biasanya menjadi tempatnya berlayar asmara bersama wanita-wanita yang ia sukai,menjadi kamar pengantin yang indah dan romantis.
Lihat saja, ada lemari pakaian yang sangat besar di sudut ruangan serta satu set meja rias mahal. Ranjang berukuran besar dengan seprei berwarna cokelat muda yang ditabur dengan kelopak-kelopak bunga mawar diatasnya menghiasi tengah ruangan. Bunga tulip dan mawar yang sangat segar terhias indah dalam pot mahal yang dipajang diatas nakas dan meja rias.
Hanya TV LED yang menempel di dinding dan satu buah sofa mewah berukuran panjang , yang selama ini sudah menghias kamarnya yang masih bertahan, sisanya semua perabotan baru pilihan ibunya.
"Aku ingin mandi, siapkan air bathtup?".Jawab jungkook dengan nada angkuh sambil mulai melepas kancing kemejanya. Ya, ia akan sedikit mengerjai Lisa akan Lisa sadar, menjadi istrinya tidaklah seindah kisah dongeng.
Gara-gara Lisa menerima lamaran ibunya, ia harus melepas masa lajang nya secepat ini. Gara-gara Lisa , semua teman-temannya mengejeknya, karena playboy yang terkenal itu harus menikah secepat ini. Nikah paksa!
Sebenarnya ia tidak rugi menikahi Lisa mengingat betapa seksi dan cantiknya wanita itu. Tapi menikah adalah pilihan terakhir yang ada dalam hidupnya karena ia masih haus akan wanita-wanita untuk memuaskan gairahnya. Ia masih ingin bebas, dan tentu saja , masih bangga dengan predikat playboy itu.
Lisa yang bergeming membuat jungkook naik darah. "Lisa!" Panggil jungkook kesal karena perintahnya sama sekali tidak diacuhkan oleh Lisa.
"Kau punya tangan dan kaki, kerjakan saja sendiri?"Jawab Lisa acuh tak acuh.
Nafas Jungkook memburu, ia sangat tidak suka dibantah, apalagi oleh wanita yang sudah menjadi istrinya.
"Sama suami jangan lancang!"Jawab jungkook kesal sambil berjalan mendekati Lisa yang sedang melepas bulu mata palsunya.
Jungkook segera merengkuh tubuh Lisa dan menggendongnya, membuat Lisa berteriak.
"Lepaskan, apa yang kau lakukan?".Teriak Lisa sambil memukul dada jungkook.
Jungkook menyeriangi. Apa yang ia lakukan? Ia akan memberi pelajaran pada Lisa, wanita cantik yang sudah menjadi istrinya, yang tidak tahu sopan santun.
Dengan kata kasar, Jungkook mengempas tubuh langsing Lisa ke atas ranjang. Gaun pengantin Lisa masih melekat indah di tubuhnya semakin membuatnya terlihat seksi.
"Kau sangat kasar!". Teriak Lisa dengan wajah memerah.
" Wanita yang tidak tahu sopan santun memang harus dikasari!".Jawab jungkook Menyeringai. Ia membungkuk untuk meraih tubuh Lisa.
Lisa yang berusaha untuk bangun, tiba-tiba menendangkan kakinya tepat mengenai dagunya, membuat jungkook benar-benar naik darah. Selama ini wajah tampannya tidak pernah ditendang oleh satu wanitapun.
Mata jungkook menyala-nyala menandakan amarahnya sudah mencapai ubun-ubun. Ia menarik kaki Lisa yang terlihat mengesot mundur diatas ranjang.
"Lepaskan jangan sentuh aku!" Teriak Lisa sambil menendang-nendangkan kakinya yang berada dalam cengkeraman jungkook.
Jungkook menyeringai lebar, ia sangat suka dengan penolakan Lisa. Selama ini wanita-wanita yang menjadi pasangannya tidak memberinya tantangan sedikitpun. Wanita-wanita itu terlalu haus belaian dan selalu menggodanya. Berbeda dengan Lisa. Lisa menolaknya, membuat gairahnya terus membara. Ia menjadi penasaran, apa rasanya bercinta dengan wanita seperti Lisa? Pasti desahannya Lisa seksi sekali.
Jungkook tersenyum dalam hati melihat Lisa terus mengesot dan menendang-nendangkan kakinya. Jungkook menarik kuat kaki Lisa hingga Lisa tersentak dan terbaring diranjang. Jungkook tertawa senang, ia suka sekali melihat raut wajah Lisa yang memucat dengan rambut berwarna hitam gelap yang acak-acakkan. Rambut yang tadi terjalin indah saat menjadi pengantin, sekarang sudah berantakan.
Jungkook menggerutu dalam hati, pastinya ini bukan malam pengantin seperti yang diimpikan semua pria. Ia seperti pria dengan otak mesum yang akan menerkam seorang gadis perawan. Tapi ini semua terjadi juga karena Lisa tidak mau bekerja sama. Tentu saja ia akan menuntut haknya sebagai suami, walaupun mereka menikah karena paksaan orang tua , tapi mana mungkin ia menolak tubuh wanita cantik seperti Lisa?.
"Lepaskan!".Jawab Lisa dengan nafas memburu.
Mata Jungkook terpaku pada dada Lisa yang turun naik dengan cepat. Dada itu tersembul indah menggoda dalam balutan gaun pengantin yang berleher rendah. Seketika kelelakian jungkook menegang. Ia menjadi begitu ingin bercinta dengan Lisa saat ini juga.
Tanpa perduli dengan penolakan Lisa, Jungkook naik keatas ranjang dan menindihnya. Ia mencium bibir Lisa dengan buas, saat bibir sensual itu masih tidak mau terbuka, Jungkook mengigitnya pelan membuat Lisa memakinya.
Jungkook menyeringai dan kembali memagut bibir Lisa. Semakin Lisa menolak, maka semakin terbakar gairahnya. Mendapat barang langka itu memang menyenangkan. Lisa sangat berbeda dengan wanita-wanitanya.
Lihat saja! Ia akan membuat Lisa mendesah dengan penuh kenikmatan dengan belaianya!