𝚃𝚑𝚎 𝙴𝚏𝚏𝚎𝚌𝚝 𝚂𝚎𝚛𝚒𝚎𝚜 #1
"Mulai sekarang, lo gue angkat jadi babu."
Candy pikir, dia bisa menjadi Candyrella dan hidup bahagia bersama Pangeran crushnya. Sial, dia malah bertemu Navy yang kejamnya melebihi ibu tiri!
Navian Adraha, gitaris...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Navy baru saja meminjamkan jaketnya. Di lain situasi, Candy akan membuangnya saat itu juga, lalu menyucikan badannya dengan tujuh basuhan. Tetapi situasi sekarang berbeda.
Candy mencengkeram jaket itu lebih erat ke badannya, membiarkan denim Navy yang besar hampir menenggelamkannya. Menyembunyikan motif kotak-kotak rompinya.
"Kenalin," kata Irgi. "Ini adek cewek gue satu-satunya. Walaupun tampilannya blangsakan gini, dia baik kok. Namanya Una."
"Una!" Cewek itu mengulurkan tangan dengan segera. Senyumnya lebar. Amat sangat lebar Candy sampai takut bibirnya robek. Cewek itu tidak tampak peduli dengan fakta bahwa mereka memakai dress yang sama sehingga bahu Candy menjadi lebih rileks.
Ia menjabat tangannya dan balas tersenyum. "Candy."
"Yang bahasa Inggris dari permen, ya?!"
"Yup!"
Una berbalik, menatap Riam di belakangnya, meraih tangan cowok itu kemudian meletakkannya di atas kepala. "Iyam, Una bener dong bahasa Inggris. Una udah pinter sekarang."
Cowok itu terkekeh pelan. :"Iya~" sahutnya singkat.
Lagi, Candy merasakan kefamiliaran itu. Dan seperti dapat membaca pikirannya, Irgi mengenalkan.
"Ini Riam, cowoknya Una. Dia juga kakaknya Aksal loh. Kamu kenal, nggak? Temennya Navy juga."
Wait...
Wait...
Aksal! Aksal... Lee Suho pribadi?!
Selama dua detik penuh, Candy merasa tergoncang. Tatapannya terpancang lurus ke depan hingga Una harus menggoyang-goyangkan telapak tangan di depan wajahnya sampai Candy mengedip. Ia menatap Riam lagi. Pantas ... sama-sama ganteng. Sama-sama mirip auranya. Dingin-dingin pangeran.
"Oh, kamu satu sekolah sama Aksal, ya?!" Una segera menyambar, yang secara tidak langsung menyelamatkan Candy dari situasi canggung. "Kelas berapa, sekelas nggak, sama Aksal? Aksal gimana di sekolah? Pasti pinter ya, sama kayak Iyam? Ranking berapa?"