"Akh..." Erang seokjin saat yoongi menginjak perut nya.
"Wae? Bukan nya kau jagoan kim seokjin? Tapi kenapa kau tidak berdaya sekarang? Hah!" ejek yoongi sambil menekan injakan nya.
Seokjin tidak menjawab, dia berusaha menyingkirkan kaki yoongi dengan sisa tenaga nya.
Jimin, dia melihat seokjin dengan perasaan tidak tenang dan mata berkaca kaca.
"Apa yang harus ku lakukan? Menolong nya dan berhianat pada the boys atau membiarkan seokjin begitu saja" batin jimin, dia mengepalkan tangan nya untuk menahan emosi nya.
Mata nya terus melihat seokjin yang berusaha bernafas dengan segala ke sakitan nya, karena yoongi masih belum menyingkirkan kaki nya dari perut seokjin.
"Yoon, aku tidak pernah meninggalkan mu. Aku saat itu ~ "- seokjin.
"Akh...uhuk" seokjin hanya bisa mengerang sampai terbatuk saat yoongi semakin menekan injakan nya.
"Tutup Mulut Mu Itu! Sudah jelas jelas kau meninggalkan ku, kau tetap pergi walaupun aku memohon BRENGSEK" yoongi mengayun kan tongkat baseball nya untuk memukul kepala seokjin.
"Andwae..." pekik jimin, dia langsung mendorong yoongi sampai yoongi hampir terjatuh.
Seokjin langsung terbatuk sambil memegang perut nya, setelah kaki yoongi tidak lagi menginjak perut nya.
"Apa yang kau lakukan jim?" tanya yoongi yang bingung dengan tindakan jimin.
"Kau keterlaluan yoon, seokjin itu manusia bukan hewan yang seenak nya bisa kau injak dan pukul seperti itu" sahut jimin dengan emosi.
"Kau ini kenapa sih jim? Kenapa kau membela nya? Eoh!"- taehyung.
"Apa kau berteman dengan nya jim? Kau menghianati the ~ "- namjoon.
"Ndee... Aku memang berteman dengan nya, aku membela nya dan Aku Menghianati Kalian
"Wae? Kalian tidak suka? Mau menghajar ku seperti seokjin? Hajar saja! Aku tidak perduli" sahut jimin, dia melihat the boys dengan nyalang.
"Wah...tae, sejak kapan sepupu mu ini jadi penghianat?" tanya jungkook dan taehyung hanya menggeleng tidak percaya.
Setelah nya taehyung menarik paksa tangan jimin untuk membawa nya pergi, tapi jimin dengan kasar melepaskan tangan taehyung.
"Aku tidak mau ikut dengan mu tae, aku mau membawa seokjin ke rumah sakit" tolak jimin, dia langsung memangku tubuh seokjin yang lemas dan sudah tidak sadarkan diri.
"Jangan bercanda jim! Aku ~ "- taehyung.
"AKU TIDAK BERCANDA TAE, Terserah Kalian Mau Anggap Aku Penghianat Atau Apapun Itu, Aku Tidak Perduli" sergah jimin membuat taehyung tertawa getir.
"Argh....Kau Ini Kenapa Jadi Begini Sih? Kau baru kenal dengan nya, kau tidak tau siapa dia dan ~ "- taehyung.
AKU TIDAK PERDULI" sentak jimin dengan segala emosi nya.
Yoongi - namjoon - jungkook dan hoseok saling melihat, setelah nya mereka memanggil taehyung untuk pergi dari sana.
"Mulai sekarang, kau bukan lagi bagian dari the boys jim" kata yoongi dan pergi sambil menarik tangan taehyung.
Setelah kepergian the boys, jimin langsung berusaha membangunkan seokjin dengan mengguncang tubuh nya
"Euh.." rintih seokjin, dia juga mendesis sambil memegangi perut nya.
"Kita ke rumah sakit jin" kata jimin tapi seokjin menggeleng sebagai jawaban.
"An - tar a - aku pu - lang" pinta seokjin, dia berusaha duduk dengan susah payah.
KAMU SEDANG MEMBACA
SORRY ✅
FanfictionPersahabatan yang hancur karena salah paham. NGGAK USAH BAPER, CUMA CERITA DI LUAR NALAR 😁😁
