Seokjin menghela nafas, dia memanyunkan bibir nya dengan wajah merengut saat melihat taehyung dan jimin yang menghabiskan makanan di rumah nya.
"Wah...daebak..ini benar benar sangat enak jin, aigoo...ternyata kau pintar memasak" kata taehyung setelah memakan sup jamur dan ayam goreng milik seokjin.
"Ayam nya juga enak, benar benar empuk" lanjut jimin sambil mengunyah ayam bakar.
"Apa kalian sudah selesai?"- seokjin.
"Belum, wae?"- taehyung.
"Kalau sudah selesai pulang sana! Kalian benar benar menyebalkan, semua makanan ku habis hanya dalam sehari" - seokjin.
"Kami tidak mau pulang, di sini lebih menyenangkan" - jimin.
"Aku setuju dengan mu jim" sambung taehyung dan bertos dengan jimin setelah nya.
"Ash jinja..kenapa kalian menyebalkan sekali sih" seokjin menghentikan kaki nya seperti anak kecil.
"Wae.....?" tanya jimin dan taehyung bersamaan.
"Aku juga lapar kalau semua nya kalian habiskan aku makan apa....?" sahut seokjin tanpa spasi saat mengatakan nya.
Jimin dan taehyung saling melihat, setelah nya mereka tertawa saat melihat wajah seokjin yang menurut nya lucu.
"Kau lapar ternyata, tapi...hanya tinggal pangsit rebus" kata taehyung dengan wajah meledek.
Seokjin tidak menjawab, dia hanya merengut kesal, setelah nya dia menarik pangsit rebus ke arah nya.
"Jangan merengut seperti itu jin! Kau benar benar seperti hamster kelaparan" ledek taehyung, setelah nya dia memberikan sisa sup milik nya pada seokjin.
"Makan itu saja! kau masih terlihat pucat. Mianhae kalau kami membuat mu kesal"- taehyung.
"Tidak usah, aku makan pangsit saja. Tenang saja, Aku tidak marah kok" sahut seokjin dengan senyum kecil nya
Setelah nya, seokjin memakan pangsit nya sedangkan taehyung melanjutkan makan sup nya, sesekali seokjin melihat jimin dan taehyung bergantian.
Seokjin senang karena akhir nya dia punya teman dan sekarang dia tidak makan sendirian lagi.
"Oh ya jin, hari ini kau ke club tidak?"- jimin.
"Iya. kalian mau ikut?"- seokjin.
"Tentu saja, aku ingin melihat mu main Dj lagi"- jimin.
"Kau tau dari mana aku ~ "- seokjin.
"Rahasia" sergah jimin dengan tawa nya membuat seokjin kesal mendengar nya.
"Kau bisa main Dj?"- taehyung.
"Ya..begitulah" sahut seokjin malu malu
"Wah..aku tidak menyangka, kalau begitu aku harus melihat mu beraksi malam ini" seru taehyung membuat seokjin tersenyum malu bahkan telinga nya sampai merah karena malu.
.
.
.
Yoongi uduk melamun sambil memikirkan seokjin, Sahabat bahkan adik bagi nya, dia terus melihat foto nya bersama seokjin yang masih dia simpan di rumah nya.
"Apa yang harus ku lakukan sekarang? Pergi atau tetap bertahan di sekolah?" yoongi menghela nafas.
"Aku tidak bisa terus melihat nya, di satu sisi aku sangat membenci nya tapi di sisi lain aku sangat merindukan nya.
"Aku sangat ingin memeluk nya dan juga main bersama nya seperti dulu, tapi..aku tidak bisa melupakan semuanya dengan mudah" kata yoongi sambil mengusap wajah seokjin di foto yang dia pegang.
KAMU SEDANG MEMBACA
SORRY ✅
FanfictionPersahabatan yang hancur karena salah paham. NGGAK USAH BAPER, CUMA CERITA DI LUAR NALAR 😁😁
