End.

2K 142 57
                                        

Yoongi dan the boys menunggu seokjin dengan tidak tenang di depan ruang operasi, yoongi terus saja menangis di depan pintu.

Jimin yang melihat yoongi tidak memakai baju melepas jaket nya dan memberikan nya pada yoongi.

"Pakailah yoon, nanti kau sakit" kata jimin dengan air mata tertahan. "Seokjin tidak akan suka melihat mu seperti ini" lanjut jimin.

Yoongi mengambil jaket jimin dan memakai nya, setelah nya dia duduk menyandar pada pintu dan menangis sejadi jadi nya.

"Semua ini salah ku, seandai nya aku mendengar kan semua penjelasan nya, seokjin pasti tidak  akan nekat seperti ini

"Semua ini salah ku - salah ku" sesal yoongi, dia menangis sambil memeluk lutut nya.

Namjoon - jimin - hoseok - taehyung dan jungkook yang melihat langsung memeluk yoongi bersamaan.

"Jangan menangis yoon, kita harus yakin kalau seokjin akan baik baik saja" kata jimin setelah melepas pelukan nya.

"Bagaimana aku bisa tenang jim, saat aku membawa nya ke sini seokjin tidak bergerak, dia sama sekali tidak bergerak" tangis yoongi, dia sudah menangis seperti anak kecil.

"Aku yakin seokjin akan baik baik saja, dia itu kuat jadi pasti bisa melalui semua nya" sahut taehyung, dia juga sudah meangis tanpa suara.

"Dasar bodoh, sudah ku bilang lupakan semua dendam mu jin! tapi kau tetap saja melakukan nya

"Kau benar benar keras kepala, kau benar benar menyebalkan jin" kata jimin, dia juga sudah menangis dengan terisak.

"Yoon" panggil hera yang baru saja datang, membuat yoongi langsung berdiri dan menghadap kearah nya.

Ya. Yoongi memberi tau hera kalau seokjin ada di rumah sakit karena terluka, membuat hera sangat khawatir dan langsung datang ke rumah sakit.

"Eomma, seokjin eomma - seokjin ~ "- yoongi menghentikan ucapan nya karena hera langsung memeluk nya.

"Eomma, aku takut dia pergi eomma - aku takut dia pergi meninggalkan ku untuk selama nya

"Aku tidak mau eomma, aku tidak mau kehilangan sahabat ku eomma" yoongi menangis seperti anak kecil di pelukan hera.

"Eomma juga tidak mau kehilangan seokjin sayang" hera melepas pelukan nya dan melihat yoongi dengan lekat.

"Seokjin bukan hanya sahabat mu nak, seokjin itu adik sepupu mu sayang" kata hera membuat yoongi melihat nya dengan bingung.

"Apa maksud mu eomma? Apa maksud mu seokjin adik sepupu ku? Apa maksud mu eomma?" yoongi melihat hera menunggu jawaban.

"Seokjin adalah anak adik eomma yang selama ini eomma cari sayang, dia sepupu mu nak - seokjin itu sepupu mu" jelas hera membuat yoongi terdiam untuk sesaat.

"Jadi selama ini aku bersahabat dengan sepupu ku sendiri? Seokjin adalah adik sepupu ku dan aku sudah menyakiti nya selama ini

"Argh....Bodoh Kau Yoon - Bodoh, kenapa kau tidak menyadari nya yoon? kenapa?" yoongi menjambak rambut nya sambil menangis

Setelah nya dia kembali berjalan dan berdiri di depan pintu.

"Ku mohon saeng, ku mohon bertahan - ku mohon beri aku kesempatan untuk memperbaiki semua nya" tangis yoongi, dia mengusap kaca pintu dengan jari nya.

Yoongi langsung buru buru mengusap mata nya saat seorang perawat membuka pintu nya.

"Maaf apa ada yang memiliki golongan darah A, pasien kehilangan banyak darah dan harus di transfusi secepat nya" tanya perawat.

SORRY ✅Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang