Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Nandar memijit pelipisnya, pening sekali dengan temannya yang satu ini. Memang si Bintang ini kelebihan energi apa gimana sih? Baru tadi pagi kena keroyok, sekarang dikasih keringanan buat istirahat malah maksa mau ikut futsal.
Skill Bintang memang cuma anjlok saat mukul orang doang.
"Tapi lu yang jemput, Dar." ucap Bintang lagi setelah cowok itu selesai mengomel panjang ingin tetap ikut futsal, Nandar mendecih mendengarnya.
"Nyusahin lo." ketus Nandar yang dibalas cengiran tanpa dosa dari si Bintang di balik telepon, "Tapi jangan lama-lama main bolanya, banyakin istirahat nanti. Terus elu bawa minum sendiri aja dari rumah, jangan ngopi ke warkop." katanya memberi aturan.
"Iyups, Nandarku sayang." balas Bintang membuat Nandar mengumpat, "Gua di rumah si Bunda, lagi dibikinin jus coklat nich, mau nggak?" tawarnya kemudian.
Kening Nandar berkerut, "Jus coklat?" tanyanya heran.
"Iyups, pop ice." jawab Bintang tanpa dosanya lalu tertawa saat Nandar menghela nafas kasar secara terang-terangan.
Sambungan telepon pun terputus, Nandar langsung mengantongi hapenya dan berangkat menuju rumah Bundanya Bintang.
Sementara itu, disisi lain Bintang sendiri sedang memperhatikan adik kecilnya yang sedang menggambar di meja ruang tengah. Beberapa kali Bintang memotret sang adik yang begitu serius dan menggemaskan lalu fotonya dikirim ke Starla, sesekali juga Bintang membantu ketika Bulan meminta saran ia harus mewarnai apa di beberapa gambarannya.
Terlihat sedang fokus, Bintang lalu beranjak tanpa mengganggu Bulan untuk pergi ke dapur dimana sang Bunda memang sedang membuatkannya dan Bulan pop ice rasa coklat.
Soalnya Bintang pas pulang tadi bawa serenceng pop ice sambil bilang, "BUN! BIKININ INI CEPETAN BINTANG KANGEN BU IDA!!" Mana ribet banget lagi pas masuk rumah, belum lagi sempat Bunda jewer karena pulang-pulang muka Bintang penuh memar bekas di keroyok tadi pagi.
Bintang seriusan kangen sama Bu Ida, salah satu penghuni kantin yang menjual pop ice di sekolah. Gimana nggak kangen coba? Seharian tadi Bintang diamnya di UKS, mau ke kantin di ancam Starla dengan kata putus.
Ngeri lur.
Kalau ditanya badan masih sakit atau enggak yang jelas pasti masih lah, beberapa ngilu juga. Tapi Bintang nggak mau bikin khawatir orang-orang terdekatnya, apalagi sampai merepotkan Nandar lagi yang terlihat paling banyak pusing mengurus Bintang selama di UKS tadi. Bahkan Nandar sesekali bolos pelajaran cuma demi temenin Bintang di UKS, sebenarnya Ajun juga mau nemenin, tapi Bintang marahin kalau saja cowok itu sampai meninggalkan pelajaran. Cukup pelajaran pertama saja menurut Bintang.