Chapter 7

2.1K 152 1
                                        

Saat sampai di apartemen off pun merebahkan dirinya di kasur dia juga gak habis pikir kenapa ayahnya sebegitu bencinya sama mook. karna dia lelah dan mengantuk akhirnya off pun tertidur

Keesokanya Off bangun mengerjapkan matanya membiasakan sinar matahari,dia pun beranjak mengambil baju yang masih di dalam koper dan pergi menuju kamar mandi.

Oke sekarang dia sudah rapi dan siap menuju kantor dan melupakan kejadian malam tadi

Saat sampai di perusahaanya off pun keluar dari mobil dan memasuki perusahaanya

Tingg

Pintu lift terbuka off segera berjalan menuju ruanganya

Ceklek

Off membuka pintu dan di sana sudah ada tay yang duduk di sofa tak jauh dari kursi kerjanya

"peng apa kamu baik-baik saja" tanya tay bagaimanapun off itu sahabatnya dari kecil wajar tay khawatir

"hem aku baik² saja"off pun duduk di kursi kerjanya

"peng kenapa kamu meminta ku mencarikan apartemen apakah kamu kabur dari rumah"

"iya tay aku sudah tidak sanggup lagi dengan papaku yang selalu mengatur ku"

"tapi papamu itu mau menjadikanmu yang terbaik peng dia juga sangat menyayangimu"

"entahlah tay aku pun pusing"

"apa ini bersangkutan hubungan kamu sama mook?" tanya Tay

Off mengaangguk"aku tidak tahu kenapa papa sebegitu bencinya sama mook dan nuduh mook selingkuh di belakangku" jelas off

"Off mungkin papa mu ada benarnya....tidak mungkin kan dia berbohong kepadamu" benar apa yang di katakan Tay

"jadi aku harus bagaimana Tay"

"kamu suruh orang untuk mengikuti kekasihmu apakah benar dia selingkuh hanya itu satu² jalanya"

"siapa?" Tay pun tersenyum semirk

"singto ya singto dia teman ku dia mata² yang hebat"
"sebentar aku telfon dia dulu"

                                      [singto]
                                     Berdering

"Halo tay ada apa" tanya singto di sebrang sana

"oii sing bisahkah kau membantu  ku"

"apa itu Tay"

"kau kenal sama off kan"

"kenal kenapa,dia bos kamu bukan kenapa"

"betul sekali jadi kamu bisa datang ke kantornya biar ku jelaskan"

"hmm baiklah aku akan segera ke sana"

"Terima kasih sing kamu memang bisa di andalkan"

Tutt tutt

"bagaimana peng apakah dia mau"

"hem dia akan segera ke sini"

"oh ya peng nanti pacarku new mau ke sini dia mau bertemu dengan mu yang selalu ku ceritakan denganmu itu dan dia bersama temanya ke sini"

"iya terserahmu saja" tay pun balik ke ruanganya dan off membuka leptop dan mengerjakan pekerjaanya

•••kampus•••

"kamu sudah mengerjakan tugas yang di berikan dosen kan kemarin"tanya new

"sudah kenapa? Jangan bilang kamu mau minta jawabanya" new pun tertawa dan menampakan deretan gigi

"boleh ya aku nggak sempet ngerjakan karna ketiduran hehe"

"baiklah" gun mengambil buku dan memberikan kepada new

"ekhem new jam berapa kita akan menemui phi Tay"

"pulang kampus gun"
"baiklah"

••••••• di kantor•••••••

Tok tok tok

"masuk"singto pun masuk dan menghampiri off dan tay

"sawadee khup" ucap singto

"wadee duduklah" mereka pun duduk dan menceritakanya

"jadi gini kami menyuruhmu ke sini minta bantuanmu mengikuti kekasihnya off" jelas Tay

"serahkan kepadaku,oh maaf boleh kah saya melihat fotonya"

"ah tunggu sebentar akan ku ambilkan" offpun berdiri menuju meja kerjanya dan mengambil sebuah foto mook dan memberikanya kepada singto,setelah menerimanya singto pun izin pamit karna masih ada urusan lain.

TBC.

Kalau tidak nyambung alurnya komen aja

Oke see you next chapter👋💚

First boyfriend [OffGun]  [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang