Pagi menyapa sinar matahari memasuki celah-cela jendela membangunkan pria mungil itu...
Gun membuka matanya untuk membiasakan sinar matahari lalu iya melihat wajah kekasihnya yang tidur dengan damai.
"apakah aku setampan itu sampai kamu tidak berkedip" tanya off yang masih belum membuka matanya hanya mulut saja sebenarnya ia sudah bangun dari tadi tapi melihat kekasih mungilnya belum bangun ya dia juga kembali memejamkan matanya
"Papi sudah bangun"
"iya sudah dari tadi tapi aku ingin berlama² bersama mu baby" ucap Off membuka matanya dan mengambil tangan gun lalu menciumnya
"papi tidak kekantor dan gun juga akan ke kampus"
"sayang kamu gak usah ke kampus ya hari ini aku ingin bersamamu"
"yak papi bagaimana bisa nanti dosen gun nyari bagaimana" gun mengerucutkan bibirnya
"aku sudah bilang sama new buat izinin kamu tidak masuk hari ini jadi kmu tidak perlu khawatir" yah Off sempat menelfon new dan bilang agar new izinin ke dosen gun bahwa gun tidak bisa mengikuti pelajaran hari ini new yang tidak mau berlama'mengiyakan saja.
"tapi bagaiman dengan kantor papi" tanya gun
"tenang tidak perlu khawatir Tay ada...semuanya sudah aku serahkan kepadanya"
Papi...papi semaunya aja menyuruh orang.batin Gun
"oke jadi kita mau melakukan apa hari ini"tanya gun lagi
"tidak melakukan apa-apa aku mau memelukmu sepanjang hari"
Off yang masih memeluk gun sedangkan gun terlihat berfikir...Off yang mrnyadari itu tentu saja merasa heran...
"sayang lagi mikirkan apasih"
"gun lagi mikirkan kuliah gun papi"
"kenapa dengan kuliah mu hem?"
"gun kan sudah semester akhir ni jadi gun berfikir setelah tamat semester akhir dan gun juga sudah selesai maka...."
"maka apa baby?" tanya Off dengan muka yang bertanya²
"maka papi akan menikahi gun kan"Ucap gun dengan rona merahnya
"haha jadi itu....tentu saja aku sedang menunggunya"
"Gun ingat ya aku sangat mencintaimu sangat mencintaimu apapun yang akan terjadi di masa depan kita hadapi bersama ya sayang" Gun tersenyum mengangguk setelah itu mereka saling berhadapan Off mengikis jarak antara mereka Gun yang melihat itu segera menahan mulut Off dengan tanganya.
"kenapa..."
"yak papi kita belum cuci muka dan belum gosok gigi"
"kan morning kiss baby" Off kembali memajukan mukanya mengikis jarak tapi dengan cepat gun berdiri berlari menuju kamar mandi Off yang melihat itu membawa muka kesal.
Kini mereka sudah ada di meja makan gun memandang Off dengan muka keheranan kenapa dari tadi Off terus mendiaminya apa yang salah saat gun mengajak bicara off hanya menjawab sseadanya ....gun yang tidak tahan di diamin terus pun bertanya...
"Papi kenapa papi mendiami gun?dan gun ajak bicara papi menjawab seadanya emang gun salah apa papi?" Tanya gun yang sudah frustasi Tapi Off hanya memandang muka gun dengan datar...gun yng semangkin di buat bingung pun menghampiri Off dan memeluk Off dari belakang
"papi kalau gun ada salah maafin gun gun gak tau papi, coba papi beri tahu dimana salah gun"Ucap gun lembut....Off menghembuskn nafasnya dan memutar badan menghadap gun
"Gun gak salah"
"Terus papi ngambek dan diamin gun karna apa"
"karna kamu tidak mau memberi morning kiss"Gun menganga tak percaya hanya karna tidak di beri morning kiss Off mendiaminya tapi yaudahlah daripada Off ngambek kan gak baik...
"Cuma karna itu papi....haha yaudah sini mendekatlah"Off yang merasa sangat senang pun mendekatkan bibirnya ke bibir gun
Cup
"sudah kan jangan ngmbek lagi dong sayang" Off mangkin senang ah beruntung banget dia hari ini dapat ciuman atas permainan pura² ngambeknya haha.
"iya iya gak ngambek lagi kok lihat ni"Off tersenyum....gun yang memandang itupun mencubit pipi Off gemes
"papi kita ngapain hari ini gun bosen"
"berarti kamu bosen berdua ke apartemen sama aku" Gun mencubit perut Off maksudnya bukan itu kan jadi kesal
"aww kenapa di cubit sih baby" Off mengusap perutnya yng di cubit gun...gun melihatnya merasa kasihan dan memegang perut off yang berlapis baju
"sakit ya papi maaf kan gun ya papi"Off mencium pucuk kepala gun dan pipinya
"tidak kok udah mendingan karna kamu yang mengusapnya"
"ishh gombal mulu dah" Off terkekeh melihatnya
Saat ini mereka berada di ruang tv menonton film drama kesukaan gun dengan Off yang baring di pahanya.dan gun yang mengelus rambut Off matanya fokus ke depan....
"Baby kita kerumah aku yuk" mata gun langsung berbinar-binar pasalnya dia sangat merindukan Ny dararat...
"Yuk papi gun sangat merindukan mama"
"aww apa kmu tidak merindukan ku"
"papi kita kan tinggal di apartemen yang sama dan selalu bersama setiap hari"
"iya juga ahh jadi gak sabar nikahin kamu supaya bisa menerkamu" Ucap Off dengan muka singa mau menerkm mangsanya
"PAPIII MESUM"Off tertawa dan mendudukan dirinya di samping gun lalu mengangkat badan gun untuk mendudukan di pangkuanya
"papi maaf ya bukanya gun tidak mau tapi gun belum siap" Ucap gun dan mengelus rahang off dengan lembut
"baby aku ngerti kok aku juga tidak akan menyentuhmu sebelum kau menjadi istriku tapi kalau sudah menjadi istriku jangan harap bisa menundanya" Gun memukul pelan lengan off...oh jangn tanya dengan wajah gun yang sudh merona atau tidak?tentu saja!karna perkataan Off dia menjadi malu dan Off yang meliht itu merasa gemessss....
Off memegang pipi gun menyuruh gun menatapnya sebelum Off berbicara Off mengecup bibir gun...
"Gun meski aku memiliki banyak hal untuk di katakn,kata-kata ku bersembunyi dariku dan aku tidak bisa mengungkapkanya.hal sederhana yang ingin aku katakan adalah aku mencintaimu hari ini dan untuk selamanya"
"aku juga papi,aku juga sangat mencintaimu,menyayangimu,dan ingin selalu bersamamu" Ucap gun mengelus pipi Off
"Makasih baby"Gun hanya tersenyum
TBC.
Oke see you next chapter👋💚
KAMU SEDANG MEMBACA
First boyfriend [OffGun] [END]
Short Story-Off jumpol seorang CEO pengusaha sukses di perusahaan O.J -Gun atthaphan pemuda manis dan baik hati Cast: Off jumpol Gun atthaphan Tay tawan New thitipoom
![First boyfriend [OffGun] [END]](https://img.wattpad.com/cover/297565355-64-k621404.jpg)