Chapter 23

1.1K 93 5
                                        

Ingat vote ya kalau mau di lanjutin

AWAS TYPO DI MANA MANA!!!


Tay memasuki ruangan Off tanpa mengetuk dulu tay menyelusuk masuk dan duduk di sofa sambil memejam kan matanya.

"ada apa denganmu" tanya Off melihat tay yang terus menghela nafasnya.

"Habis beradu mulut sama jalang sialan itu"

Off mengernyitkan dahinya" jangan bilang kau habis memarahi mild" tay menghela nafasnya dan mengangguk

"kenapa wanita itu terus saja datang ke kantor ku" Ucap Off mengertakan giginya.

"Off aku gak mau tau pokok nya k-...." ucap tay berhenti karna suara ketukan pintu dari luar, Off pun mempersilahkn masuk. Ternyata itu adalh singto.

"akhirnya datang juga" Singto duduk di sofa dekat tay dan di depan nya adalah Off

"Ceritakan, apa yang bisa aku bantu" Off yang the de poin pun menceritakan semuanya Tay dan singto hanya diam memahami penjelasan dari Off.

"Jadi rencana mu apa sing"

"kalian gak usah terburu-buru... Rencana nya sangat mudah kalian tinggal pasang aja alat pelacak di tubuh gun juga hp nya dan disitu kita akan terus pantau dia dari alat tersebut"

"kamu yakin ini akan berhasil"

"percayakan aja sama singto Off" singto menepuk pundak off.

"kamu gak usah khawatir, aku akan berusaha sebisa mungkin" Off mengangguk dan beterimakasih.

"Yaudah aku pamit dulu, ada urusan nanti kalau ada apa apa telfon saja ya"

"Baiklah"

Saat singto keluar dari ruangannya...Off pun menghela nafasnya dan menutup mata dia dengan kedua tangannya.

"Kamu tenang aja peng percayakan saja sama singto"

"tapi aku masih khawatir tay mild itu tidak akan main main dan kau taukan dia itu sangat licik" Tay tidak menjawb lagi ia hanya bisa menenangkan sahabatnya ini.

Tok tok tok

"Masuk"

"Mama, Gun, New" yap, yang mengetuk ruangan Off adalah mereka bertiga.

"kenapa kalian bisa bersama"

"kami tidak sengaja bertemu tadi di depan" Off dan tay mangut mangut.

"Emm papi apa yang mau papi ceritainn ke gun" Off yang duduk di samping gun pun mencium pipi dan kening gun sedangkan sang empunya mengerucutkan bibirnya kesel.

"ishh papi!!!, ma lihat papi suka cium gun" adu gun ke mama Off, mama Off hanya bisa geleng geleng melihat anak dan calon menantunya.

"oke oke maaf kan aku baby," Sedangkan Tay dan New keluar mereka mau ke ruanganya tay, sebenarnya new mau ikut gun mau mendengarkan ceritanya tapi tay bilang dia juga tahu dan akan mencetitakan di ruanganya.

"ma,papi ini ada apa sih sebenarnya" bingung gun terhadap ibu dan anak yang memandangin dia dengan raut wajah yang tak bisa di tebak.

"jadi gini baby" Off menarik nafas dan menghembuskanya, Off mengenggam kedua tangan gun" kita akan menjaga kamu, kita tidak akan membiarkan kamu terluka, ini semua demi kebaikan mu, kenapa aku memanggil mu kesini karna ada yang mau aku sama mama omongin ke kamu" Off melihat Ny dararat...Ny dararat yang tau pun memandang gun yang juga memandangnya dengan muka keheranan.

First boyfriend [OffGun]  [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang