Jam menunjukan pukul 21:12 tapi ke dua pasangan ini belum juga tidur dan masih ddk di sofa apartemen Off orang tuanya sempat datang kemari setelah itu mereka pulang....
"Baby terimakasih ya untuk semuanya" Ucap Off yang berbaring di paha gun sambil menatap muka kekasihnya
"iya papi sudah berapakali papi berterimakasih gun sebagai pacar papi ya harus ikut ngerayain dong"
"lagi pula kenapa bisa lupa dengan ulang tahun sendiri" Off yang mendengarnya pun tertawa dan duduk di samping menghadap gun begitu juga gun
"dengan umurku yang sudah 31 thn..."Off mengambil tangan gun untuk di genggam dan di elus dengn lembut
"Gun umurku sudah bertambah apakah kau mau mencintaiku selamanya dan apakah kau mau berada di sampingku gun...sungguh aku telah jatuh sangat dalam pada mu...kamu adalah jantung bagiku,hidupku, satu-satunya yang kupikirkan"
"papi..."ucap gun berhenti dengan jari off yang menempel di bibirnya
"jangan di potong aku belum selesai ngomong baby" gun pun memangut-mangut
"jika aku di paksa untuk memilih di antara "kamu atau hidupku" aku akn memilih hidupku karna hidupku adalah kamu"
"maukah kau menua bersama ku gun" gun yang tersentuh tidak bisa berkata-kata hanya anggukan dan senyuman lebar begitu juga bulir air mata kebahagiaan, off yang sangat senang langsung memeluk gun sangat erat seperti tidak ada hari esok.
Kini mereka saling menyatukan keningnya tak lama Off menjauhkan keningnya dan menantap mata gun setelah itu dia menghapus jarak antara meraka...gun yang melihat itu menutup matanya dan ia merasa bibir off sudah menyentuh bibirnya....
Tidak hanya menyentuh tapi saling melumat gun membuka mulutnya menyuruh lidah off masuk. sedangkan Off tersenyum dalam pangutanya lalu memasukan lidahnya dan mengajak lidah gun bermain dan mengabsen deretan gigi pria mungil itu...Off memperdalam ciumanya dan gun yang tanpa sadar sudah mengalungkan lenganya di leher off....cukup lama mereka ciuman gun yang sudah hampir kehabisan nafas segera memukul dada Off pelan...Off yang menyadari itu menjauhkan bibirnya dan berpindah di leher gun karna gun membuat ia bernafsu...
"pa...pih ahh ja...janganhh"Off yang tersadar pun menjauhkan kepalanya dari leher gun dengan muka bersalah
"Maafkan aku baby...aku aku ke bablasan maaf kan aku"Off memeluk gun...
"Maafkan aku baby aku kebablasan maaf kan aku"
"Papi gun juga minta maaf gpp gun cuman belum siap aja" Off melepaskan pelukanya dan mencium kening gun
"Papi..jadi..." Off bingung dengan perkataan gun yang putus²
"jadi apa baby"terlihat muka bingung Off,gun yang melihat itu tentu saja kesal
"ishh papi dia juga tadi yang bilang...apakah perkataan papi tadi untuk melamar gun, baru beberapa menit yang lalu sudah lupa"Gun mengerucutkan bibirnya kesal sama Off dan Off yang melihat itu langsung mengecup singkat bibir gun.
"ihh papi kenapa di kecup gun menyuruh papi menjawab nya tadi jadi perkataan papi tadi melamar atau sekedar membuat gun terharu" Off terkekeh melihat pacar mungilnya
"iya iya...aku berkata seperti itu memang mau melamar mu"
"tapi gun kan masih kuliah papi gun mau menyelesaikan kuliah gun dulu na"
"iya akan aku tunggu sayang"Ucap off yang mengelus pipi gun
"Oh tunggu sebentar papi, gun lupa mengambil hadiah untuk papi dari gun tunggu na" Gun berlari menuju kamar dan membuka lemari yang ada kado buat Off...dia pun kembali dan duduk di samping Off.
"nih bukalah" kata gun yang memeberikan kado tidak besar sih...Off mengambilnya
"terimakasih baby tapi ini apa"
"kalau mau tau buka aja"Off pun membuka kadonya dan dia pun tersenyum hadiah dari gun sebuah sweeter couple bewarna abu² dan masing-masing tertara nama Offgun..
"maaf papi gun tidak bisa memberi kado yang lebih cantik hanya membuat sweeter couple aja hehe soalnya gun tidak tahu" Off tersenyum dan memeluk gun gun juga membalas pelukan Off.
"Makasih baby aku sangat mencintaimu"Off melepaskan pelukanya dan mengelus pipi gun lembut " tidak apa aku bahagia banget dapat hadiah ini baby...oh ya aku juga ada hadiah buat kamu" kata Off mengambil kotak kecil bewarna hitam..
"Apa itu papi kan gun tidak ulang tahun yang ulang tahun kan papi" tanya gun bingung
"ini adalah sebuah gelang yang aku belikan tadi saat aku jalan² sama tay karna ia yang mengajak ku jalan-jalan, ini adalah perminta maafku karna tidak menjemputmu sepulang dari kampus dan aku chat kamu tapi tidak di balas "Kata Off dan memasang gelang ketangan gun dan gun juga memasangkan gelangnya ke Off...
"Makasih papi ini cantik banget"
"hem cantik....kamu juga cantik"
"ishh papi harusnya ganteng bukan cantik gun ini laki-laki tau"
"gpp yang penting kamu cantik dan imut di mata aku"
"apasih papi gombal mulu"kata gun yang sudah merona
"Papi aku sengaja tidak memberi tahumu dan soal phi tay kami kerja sama ingin memberikan mu supriase hehe"
(kalau ada typo maaf ya:) )
"hehe' bikin khawatir aja yaudah makasih ya baby sekrang kita tidur yuk sudah larut"Gun mengangguk dan pergi mengikuti Off kekamarnya.
TBC.
Mangkin gak nyambung aja ni alurnya soalnya ini hasil pemikiran aku...juga ini cerita pertama jadi harap di maklumi.
Oke see you next chapter👋💚
KAMU SEDANG MEMBACA
First boyfriend [OffGun] [END]
Historia Corta-Off jumpol seorang CEO pengusaha sukses di perusahaan O.J -Gun atthaphan pemuda manis dan baik hati Cast: Off jumpol Gun atthaphan Tay tawan New thitipoom
![First boyfriend [OffGun] [END]](https://img.wattpad.com/cover/297565355-64-k621404.jpg)