Halo bestiee🖤
Jangan lupa follow.
Selamat membaca🖤
" Tidak ada orang yang benar-benar sangat kuat dalam hidup ini. Setiap orang merasakan kesedihan tetapi mereka terkadang berpura-pura tersenyum." -Agathaamelyaput.
ᴥᴥᴥᴥ
Agatha sedang duduk sendirian dimeja makan, gadis itu melahap roti tawar isi selai ala-nya sendiri.
Keluarganya yang lain? Mereka sudah pergi pagi-pagi sekali, karena ini hari sabtu dan papanya libur,mereka memutuskan untuk berlibur bersama.
Tapi mereka tidak mengajak Agatha, meninggalkan gadis itu sendirian dirumah.
Suara bel berbunyi membuat gadis itu memasukan potongan roti kedalam mulutnya, meneguk air dan langsung menyambar tasnya yang terselempang dikursi.
"Pagi, Al," sapa Agatha saat pintu sudah terbuka dan menampilkan sosok laki-laki tampan,seragamnya ia biarkan berantakan, sedikit menunjuka kesan bad boy.
"Pagi cantik," jawab Albiru, tangan laki-laki itu mengusap pelan rambut pacarnya.
"Udah sarapan?" tanya Albiru.
Agatha mengangguk kencang, "Udah!"
"Orang tua kamu mana? Mau pamitan." Mata Albiru menyelorot keseluruh penjuru ruangan itu, dan tidak mendapatkan orang yang dia cari.
"Kamu lupa? Mereka kan ada dirumah sakit jiwa!" Jawabnya, Agatha tertawa kesetanan.
Albiru terkekeh pelan, laki-laki itu mencubit pipi Agatha hingga gadis itu berhenti tertawa dan mengelus pipinya.
"Gak boleh gitu!" tegur Albiru.
Tangan kekar laki-laki itu mengambil jemari Agatha dan menyatukanya.
"Berangkat sekarang ya." Albiru menarik pelan tangan Agatha menuntunya berjalan dari samping.
Albiru memasangkan helm dikepala Agatha, dengan kejahilanya laki-laki itu mencubit pelan pipi gadis didepanya.
"Go!" Teriak Agatha mengangkat tanganya yang terkepal diudara.
Saat ingin menancap gas, ponsel Albiru bergetar membuat laki-laki itu memberhentikan niatnya.
Albiru mengambil benda pipih itu didalam kantong celananya. Matanya melebar saat melihat nama 'Vera'
Agatha yang melihat nama Vera, gadis itu berdecik pelan.
"Aku angkat dulu ya." Tidak ada jawaban dari gadis itu, Albiru langsung mengangkat panggilan.
"Kenapa?!" Tanya Albiru sedikit teriak, benar-benar penggangu.
"Al,bisa jemput gak? Mobil aku ban-nya bocor dijalan." Jawab Vera disebrang telepon.
"Ck! Pesen taxi kan bisa?"
"Gak ada taxi lewat," jawab Vera dengan nada sedikit memelas.
"Jemput ya, Al?"
KAMU SEDANG MEMBACA
AGATHA
Teen Fiction[Follow sebelum baca!] "𝐬𝐞𝐩𝐚𝐬𝐚𝐧𝐠 𝐢𝐧𝐬𝐚𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐫𝐚𝐣𝐮𝐭 𝐤𝐢𝐬𝐚𝐡 𝐧𝐚𝐦𝐮𝐧 𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦 𝐛𝐢𝐬𝐚 𝐭𝐞𝐫𝐬𝐞𝐥𝐞𝐬𝐚𝐢𝐤𝐚𝐧." ~𝐀𝐠𝐚𝐭𝐡𝐚 𝐀𝐦𝐞𝐥𝐲𝐚 𝐏𝐮𝐭𝐫𝐢 𝐖𝐢𝐣𝐚𝐲𝐚 "𝐉𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐚𝐧𝐠𝐢𝐬 𝐤𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚 𝐬𝐞𝐩...
