Suara ketukan pintu dan suara bel membuat Agatha terbangun dari tidurnya.
"Laura kemana sih?! Tuli apa?!" Teriak Agatha sebal,gadis itu memakasakan dirinya untuk turun dan membuka pintu.
Matanya membulat saat melihat Albiru didepanya. Untuk apa laki-laki itu datang kesini? Bukanya sedang bersama Vera?
"Ngapain kesini?" Tanya Agatha malas.
"Aku bawa Rice box." Ucap Albiru mengangkat paper bag yang berisikan rice box.
"Cumi." Ucap Albiru,menyodorkan plastik bawaanya.
Agatha yang mendengar kata 'cumi' gadis itu langsung membulatkan bola matanya dan tersenyum lebar. Namun Agatha segera mengontrol ekspresinya dan kembali menatap Albiru datar "Beneran?" Tanyanya.
Albiru mengangguk percaya diri.
Agatha melirik kearah paper bag ditangan Albiru,bau dari cumi itu sedikit menyengat.
'laper' batinya.
"Aku juga bawa boneka cumi." Albiru mengambil paper bag warna hitam yang ia sembunyikan dibalik badanya.
Ia sengaja menyembunyikan bonekanya karena jika rencana A tidak berhasil,mungkin rencan B berhasil.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Agatha melotot saat melihat boneka cumi berwarna biru dan pink,sangat lucu,ingin sekali dia langsung merampasnya.
"Buat apa sih?" Tanya Agatha datar.
"Buat kamu. Kenapa gak suka? Yaudah aku bawa pulang lagi." Albiru memasukan boneka itu kedalam paperbag kembali.
Agatha melotot,gadis itu langsung merampas kedua paper bag.
"Mau lah,yakali enggak."
Agatha langsung berjalan menuju meja makan,dibuntuti Albiru dubelakangnya. Gadis itu langsung membuka rice box-nya,membuat bau menyerbak membuat pertunya berbunyi.
Albiru tertawa pelan. "Belum makan tadi?" Tanyanya sembari menarik kursi.
Agatha menggeleng kuat kepalanya.
"Sini aku suapin." Albiru hendak mengambil sendok tapi tanganya ditepis oleh Agatha.
"Mau makan sendiri,aku lagi marah sama kamu." Agatha mengambil sendoknya,berbalik badan membelakangi Albiru.