⚠️Mengandung banyak Masalah, Baper, Kekerasan, Teka-teki, Penyelidikan, Teror dan Kasus yang harus di pecahkan. Rumit ya gess
*****
"Selama nafas gue masih ada. Gue akan cari tau semuanya!"
"Dan kalau sampe gue tau, lo yang udah bunuh Mama gue. Seri...
"Baguss dong. Siapa dulu yang motoin" ucapnya bangga.
"Ra, boleh minta nomer Ka Arka?"
Ara mengangguk mengiyakan "Boleh, bentar ya aku kirim" Gadis itu lalu mengambil ponsel di dalam tas miliknya. Ia kemudian membuka ponsel itu dan mengirim nomor kakanya pada Juna.
"Udah, Na. Emang mau buat apa?" tanyanya sambil menyimpan kembali ponsel kedalam tasnya.
"Mau buat laporan bahwa adik kesayangannya ini, aman"
Seketika Ara tertawa mendengarnya "Ada-ada aja. Ka Arka pasti udah tau ko kalo aman"
Juna mengangguk menatap Ara. Ia lalu menyimpan nomer Ka Arka di ponselnya. _________________________________________________
Ka Arka
Sore, Ka Ini saya, Juna
Oh iya, Na Ada apa? Btw ara lagi sama lo kan?
Iya, Ka Ijin melapor Adik kesayangan Ka Arka, aman Karna ada saya yang jaga
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sang putri sedang asik bermain air
Wkwk, sip dah Kalo sama lo, gue percaya ko aman Pulangnya jgn kemaleman ya Titip ade gue
Setelah mengirim pesan pada Ka Arka, Juna lalu menyimpan kembali ponselnya.
"Na? Mana? Ara mau liat fotonya" pintanya sembari berjalan ke arah Juna.
"Nanti aku kirim, Ra. Kita foto yuk, biar ada kenangan dikit. Eh bentar, tapi bagusan foto dari belakang"
Ara terdiam sesaat "Dari belakang siapa yang motoin? Setan?" ucapnya sambil tertawa.
"Yee minta tolong orang dong" Juna lalu memandang sekitarnya, ada beberapa orang yang tengah duduk tak jauh dari mereka.
"Bentar, Ra" Cowo itu lalu berjalan menemui salah satu orang yang tengah duduk disana. Ara hanya memperhatikan Juna yang terlihat sedang bercengkrama dengan orang itu.
"Ra! Sini. Ada yang mau motoin kita!" teriaknya. Ara kemudian berjalan menghampiri cowo itu.
"Ayo kita foto agak jauhan, biar pemandagannya keliatan" ajak Juna dengan menggandeng tangan Ara agar menjauh sedikit dari kamera. Mereka kemudian berdiri tepat dibibir pantai.
"Siap ya mas? Sesuai request, asal jepret aja yang banyak" ucap pria itu pada Juna.