Seorang laki-laki mengetuk pintu rumah seseorang di malam hari yang dipastikan orang punya rumah tersebut sudah tidur. Tapi lelaki itu berharap jika orang yang ia ingin temui belum tidur.
Cklek
Senyum nya terbit ketika seorang gadis membukakan pintu, mata nya yang mengerjap serta piyama Doraemon yang dikenakan. Ingin rasanya ia mengurung gadis tersebut.
"Lho Eras, ini muka lo kenapa?" pertanyaan dengan nada khawatir gadis itu keluarkan. Sedangkan laki-laki yang dipanggil Eras itu hanya terkekeh.
Eraski Kalezha, laki-laki tampan yang berhasil mencuri hati gadis cantik Beila Vanilla. Keduanya terkenal disekolah dan dikandidat sebagai pasangan terbaik sepanjang masa. Ada-ada saja sekolah nya itu.
Eraski datang dengan wajah yang terbilang babak belur. Beila menghela nafas kasar, kebiasaan lelaki nya tidak pernah hilang. Eraski begitu suka sekali tawuran dengan anak sekolah sebelah. Sudah berapa kali Beila memberi tahu tapi tak pernah di dengarkan.
"Suruh masuk kek, sakit tau Bei," ucap nya dengan nada manja. Beila berdecak, lelaki itu akan manis jika dia membutuhkan sesuatu. Semisal ini, minta diobati lukanya.
"Yaudah masuk," Eraski masuk kedalam rumah minimalis tersebut dan Beila menutup pintu rumahnya. Eraski langsung duduk di sofa dengan tangan terlentang serta kepala yang bersandar.
"Mau minum apa?" tanya Beila.
"Pengen coklat hangat, Bei." Beila mengangguk ia melenggang pergi ke dapur untuk membuat kekasihnya coklat hangat sekaligus mengambil kotak P3K.
"Udah dibilang berapa kali jangan tawuran, lo masih ngeyel Ras." ujar Beila jengah, ia menaruh coklat hangat nya dimeja. Sedangkan ia sedang menyiapkan kapas dan alkohol untuk mengobati luka diwajah Eraski.
Eraski menyesap minuman coklatnya hingga tersisa sedikit. Lalu dia menatap Beila. Ia menyunggingkan senyum tipisnya.
"Ya maaf, abisnya mereka yang cari ribut duluan Bei." ujar Eraski membela diri. Beila merotasikan matanya jengah, selalu alasan itu yang Eraski gunakan. Sudah bosan Beila dengar.
"Hm, ya, terserah." Beila menggeser duduknya agar lebih dekat dengan Eraski. "Majuan!" Lantas Eraski mencondongkan wajah nya begitu dekat hingga Beila refleks memukul kepala nya.
"Akhh sakit Bei!" rintih Eraski mengusap kepala nya.
"Lagian muka lo kenapa deket-deket sih?!"
"Kan katanya suruh majuan, yaudah gue maju!"
"Ya tapi-"
"Lagian gue kan pacar lo, Bei." sela Eraski menatap manik Beila lembut. Ia kemudian mendekat kearah Beila dan mengambil tangan Beila. Sedangkan gadis itu hanya diam memperhatikan perlakuan Eraski.
"Ayo obatin, sayang."
"Ck nyebelin!" cetus Beila memukul pelan tangan Eraski yang hanya cekikan sendiri. Kan, gak bisa diajak romantis.
"Kak Ben belum pulang?" Beila hanya menjawab dengan gelengan saja.
"Akhhh... pelan-pelan,"
KAMU SEDANG MEMBACA
Harmoni
Misteri / ThrillerBagaimana jika disekolahmu diserang zombie? Sekelompok siswa yang bersama-sama untuk melawan para zombie dengan bekerja sama dan saling melindungi satu sama lain. Kehidupan yang awalnya diselimuti permusuhan kini menjadi pertemanan untuk melawan zo...
