"Boboiboy!" panggil Tok Aba
"Ya Tok"
Merasa dirinya dipanggil. Boboiboy turun dari kamarnya.
"Kenapa Tok?" tanya Boboiboy
"Ini gula habis. Atok mau minta kamu beliin gula. Sekalian beli sabun sama shampo, habis juga itu" suruh Tok Aba
"Siap Tok"
Tok Aba memberikan uang ke Boboiboy. Boboiboy pun pergi ke swalayan untuk membeli apa yang diminta Tok Aba.
Dalam perjalanan, awalnya tidak ada apa-apa. Tapi beberapa saar kemudian
DUAR
"AAA ANAK AYAM TENGGELEM" latah Boboiboy yang kaget.
Boboiboy mendengar suatu ledakan entah dari mana asalnya. Dia mencoba berpikir positif.
'Mungkin aja ayam lagi eksperimen buat balas dendam sama majikan KPC' batin Boboiboy
BRUAKK
"AAA APA TUH" kedua kalinya Boboiboy terkejut.
Tiba-tiba ada seseorang terlempar, terpental, terjungkal, dan berakhir menabrak rumah.
"HAHAHA KAMU PIKIR BISA KALAHIN AKU" ucap seseorang.
Orang itu terlihat sedang terbang di angkasa seperti melawan gravitasi (panggil aja si A).
"Ekh. Jangan sombong dulu" ucap orang yang terpental tadi (panggil aja si B). Dia melompat dan menerjang si A.
Mereka saling meluncurkan pukulan di angkasa.
Boboiboy yang melihat itu tidak tahu harus apa.
'ITU ORANG KAN? KOK BISA TERBANG? TERUS KOK PADA GELUT? INI AKU HARUS GIMANA' teriak Boboiboy dalam batin
Boboiboy pun menggambil keputusan untuk menghiraukan mereka dan pergi ke swalayan.
"AWAS"
Boboiboy menoleh dan melihat ada batu besar datang ke arahnya. Boboiboy merasa jika ini adalah ajalnya. Dia pun menutup mata berserah pada takdir.
"PUKULAN GRAVITI"
Boboiboy membuka matanya. Dia terkejut jika batu besar yang tadi mau menggepreknya sudah hancur berkeping- keping. Dia melihat jika si B berada di depannya.
Si B terlihat telah memukul batu besar itu hingga hancur berkeping-keping.
'KOK BISA?!' batin Boboiboy
"Kamu nggak apa-apa?" tanya si B
"I-iya nggak apa-apa" jawab Boboiboy
Si B melihat sekitar. Ternyata si A telah hilang entah kemana.
"Ck dia lari" gumam si B
Boboiboy hanya diam, dua sedang berada dalam pikirannya sendiri. Dia berusaha mencerna apa yang barusan dia lihat.
Si B menoleh ke arah Boboiboy. Dia menatap Boboiboy seperti Boboiboy itu aneh.
"Lain kali hati-hati ya" ucap si B
Dia terbang ke angkasa dan menghilang dari pandangan Boboiboy.
...
"HAH APAAN TADI"
Boboiboy pun pergi ke swalayan. Dia berusaha tidak mempedulikan apa yang terjadi tadi.
☜☆☞
Sampainya dirumah Boboiboy..
Boboiboy langsung memeberikan belanjaannya ke Tok Aba dan langsun naik ke kamarnya
"HP mana HP" gumam Boboiboy.
Boboiboy mengambil handphone nya dan menelpon Fang.
"Emm kenapa Boboiboy?"
"FANG KAMU HARUS DENGER INI" ucap Boboiboy
"Kenapa cepet pen bobok" kata Fang
"Tadi kan aku ke swalayan. Nah di jalan ake denger suara DUAR BRAK CETAR gitu kan. Terus ada orang kepental. Terus ada orang terbant. Terus orang yang kepental sama orang yang terbang gelut di langit. Terus ada batu besar mau geprek aku. Terus orang yang kepental mukul batunya terus batunya hancur."
"Hah? Nggak masuk akal" kata Fang tak percaya.
"BENERAN IH PERCAYA ATUH" balas Boboiboy
"Halah ngayal kamu" kata Fang lagi
"BENERAN IH FANG-"
Sebelum Boboiboy menjelaskan lagi, Fang sudah memutus panggilannya.
"Ish" keluh Boboiboy.
Boboiboy masih kepikiran tentang apa yang terjadi tadi. Namun pada akhirnya Boboiboy tertidur, maklum capek.
Tanpa sadar Si B dan temannya mengikuti dan mengamati Boboiboy sejak tadi dari kejauhan.
"Dia salah satu orang yang 'Pak ...' suruh amati?"
"He'eh"
----------------------------------------------
Maaf kalau chapter ini alurnya agak bingungin ya
Maaf juga ini wattpad ku agak eror jadi harus publish ulang :)[Tebak-tebakan]
1. Menurut kalian, Si 'A' itu baik atau jahat?
2. Menurut kalian si 'B' itu baik atau jahat?
Silahkan dijawab
Jika suka sama ceritanya jangan lupa untuk vote ya.. HANYA JIKA
Sekian-

KAMU SEDANG MEMBACA
My Adventure
RandomFang, seorang anak yang mempunyai masa lalu yang kelam. Namun masa lalu nya tidak membuat dia patah semangat untuk hidup. Tidak ada angin, tidak ada hujan. Tiba-tiba banyak hal merepotkan yang tidak terduga dan tak masuk akal datang ke padanya. "H...