14

13 14 1
                                        

👑Happy Reading👑
_____

"Sayang Boleh gak.? "

Rachel tak bisa melupakan kalimat itu, bahkan semalam saja ia terus memikirkan nya, Bahkan saat ini ia tengah duduk sendirian di dalam kelas sembari tersenyum bakal orang gila, "Ya Ampun, Kak Satria pintar banget yah gombal nya. " Gumam Rachel sembari menangkup kedua tangan nya di bawah dagu."Bikin Rachel Jatuh Hati, Awww,, Sweet!!! "Lanjut nya lagi gemas.

Revan, Irfan dan Arlen yang baru saja masuk kelas melongo keheranaan dengan sikap Rachel.

Arlen menyikut siku Irfan yang berada di samping kirinya, " Pan? Pan? Liat noh! Si Rachel! Senyum-senyum sendiri! Jangan- jangan dia kesurupan lagi! "Heboh Arlen. Revan ikut menoleh ke arah Rachel.

" Mulut lo tuh! Asal ngomong aja! "Sahut Revan.

" Iyah, Si Rachel dari senyum sendiri mulu! Apa jangan-jangan dia kesurupan lagi?! "Ujar Irfan.

" Coba lo panggil! "Suruh Revan.

" Pan? "Panggil Arlen.

Irfan menonjok lengan Arlen, " Bukan gua! Tapi Rachel! "Gertak nya.

Arlen terkekeh, " Sory! "Maaf..." Hel? "Panggil Arlen.

Rachel yang tadinya masih sibuk memikirkan Satria menoleh ke sumber suara tersebut, " Arlen, Irfan, Revan? "Gumamnya.

Revan, Irfan dan Arlen saling pandang,"Kok Rachel malah liatin kita aja! Kenapa gk nyahut? "Bisik Arlen.

" kekecilan kali suara lo! "Sahut Revan.

" Gue aja yang manggil atau gak gue mau nyusul Rachel! Sekalian minta maaf! "Sahut irfan seraya berlalu pergi menuju ke arah Rachel.

Rachel menatap Irfan yang berjalan ke arah nya, " Ngapain Si Papan Ke sini? "Gumam Rachel.

Irfan sudah berada di hadapan Rachel yang tengah menatap nya.

" Kenapa,Pan? "Tanya Rachel.

Irfan menggaruk tengkuknya, " E-eum, gue mau minta maaf sama lo,Hel"Ujarnya.

"Maaf? Buat apa? Kan kamu gak busta kesalahan? " Salute Rachel.

"Yamaha,,selalu di depan!" Sera Arlen tiba-tiba.

"Kalau Kamu selalu di hati" Samsung Rachel.

"Anjayy" Jawab Arlen, Irfan Dan Revan Serempak.

"Kamu Bohong! " Sahut Rachel.

"Mantan Yang Bohong! " Jawab Merita bertiga.

"Anjayy"

Mereka bertiga tertawa bersamaan.

***

"Ale, Liat Syifani, Mutiara,Hazel, Erika dan Febby Gak? " Tanya Rachel pada Arlen yang tengah berbaring santai di meja guru.

"Kantin kali" Jawab Arlen asal-asalan.

"Kalau Epan Liat? " Tanya Rachel pada Irfan.

Irfan yang masih membaca buku, menoleh ke arah Rachel, "Enggak, tapi--tadi terakhir kali gue liat, mereka di Perpustakaan sih" Ujarnya.

"Sama, Gue juga liat merek di perpus tapi habis mereka keluarga, dan gue gak tau mereka kemana lagi" Sahut Revan.

Rachel terdiam sejenak, Arlen terbangun dari tidurnya lalu berjalan menghampiri Rachel.

Arlen berjongkok sontak membuat Rachel terkejut apalagi Irfan dan juga Revan.

"Kamu Kenapa Ale? Kok, megang tangan Rachel! " Sahut Irfan.

ABOUT:Rachelle Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang