Mon maap nih baru up
Soalnya gue lupa kalau punya cerita yang udah di publis dan keasikan baca cerita kakak-kakak.
Selesai makan mereka berkumpul di ruang keluarga sambil berbincang santai.
Tepat pada pukul 21:00 malam,mereka kembali ke kamar masing-masing untuk mengistirahatkan tubuh mereka yang lelah.
Sekarang El sedang berada di kamarnya,entah efek karena dia tadi sudah tidur terlalu lama atau memang dia tidak mengantuk,tapi matanya sangat susah untuk sekedar si pejamkan.
Alhasil El berjalan ke arah rak buku dan memencet tombol di belakang buku yang tersimpan di sana.
Setelah tombol itu di pencet muncul sebuah pintu berwarna hitam yang terlihat menyeramkan.
El membuka pintu tersebut dan terpampang lah banyaknya komputer dan sebagainya.
Itu adalah ruangan rahasia El, sebenarnya tidak ada yang tahu bahwa ada sebuah ruangan rahasia di kamar El.
Dan sedikit info,bahwa El menyuruh Daddynya untuk memanggilkan tukang renov.
Dan dia berkata ingin memperbaiki kamarnya namun itu hanya omong kosong,nyatanya El membuat ruang rahasia atau ruang komputer.
Untuk kamar agar tidak ada yang curiga dia sedikit merubah dekorasi nya.
Back to topick
Sekarang El duduk di salah satu kursi yang di depannya menampilkan layar komputer yang sedang menampilkan aktifitas semua orang dan melihat salah satu dari sekian banyak nya orang yang terpantau,
Di sana terlihat jelas bahwa orang tersebut sedang berbicara dengan rekannya dan merencanakan sesuatu hak yang buruk,tanpa tahu bahwa ada seorang anak remaja yang sedari tadi memperhatikan nya di balik layar.
El tersenyum,lebih tepatnya sebuah seringaian yang membuat siapapun yang melihatnya merinding dibuatnya.
El tahu siapa mereka dan yah salah satunya orang kepercayaan nya.
Tapi sayangnya mereka tidak tahu siapa itu El. Cute but dangerous.
"Kita lihat drama besok"gumam El sambil menyeringai.
Kemudian El keluar dari ruangan itu dan berjalan keluar kamar menuju kamar orang tuanya karena dia benar-benar tidak bisa tidur.
Setelah sampai di depan kamar kedua orangtuanya El mengetok pintu itu dengan pelan.
Tok
Tok
Tok
"Daddy" karena suasana yang sunyi,suara El terdengar jelas.
Tok
Tok
Tok
Karena tidak mendapat jawaban akhirnya El membuat pintu itu,yang ternyata tidak terkunci,entah memang sengaja atau lupa,El tidak tahu.
El menyumbulkan kepalanya ke dalam,dan melihat Daddy dan mommynya yang sedang tidur berpelukan.
El yang melihat itu mendengus,tapi tak ayal dia senang melihat pemandangan di depannya.
El berjalan perlahan ke arah ranjang dan naik dengan hati-hati,setelah berhasil naik ke atas ranjang,El segera tiduran di tengah-tengah mereka dan melepas pelukan Daddy dan mommynya secara paksa.
Exel yang merasakan ada seseorang di antara dia dan istrinya pun membuka matanya dan melihat anak bungsunya yang sekarang sedang nyengir di depannya.
Sedangkan Liya dia hanya melenguh saja kemudian lanjut tidur dengan posisi membelakangi kedua pria berbeda usia itu.
"El?
Ngapain dek?"
"El nggak bisa tidur,jadi ke sini.
Bolehkan El tidur sama Daddy sama mom?"
Exel terlihat berfikir.
"Emmm,boleh dong dek,sini dad puk-puk" El masuk ke dalam dekapan Daddynya dan Exel mengelus lembut punggung El sesekali mencium pucuk(?) Kepala El.
Beberapa menit kemudian terdengar suara dengkuran halus dari bibir ranum El,Exel yang melihat terkekeh kecil dan membayangkan dirinya dulu yang snagat manja terhadap sang Papi .
"Sweet dreams dek"ucap Exel dan tak lama kemudian menyusul El ke alam bawah sadar setelah mencium dahi El.
Mau tau kenapa El di panggil dek atau Adek dan bukan baby?
Karena kata El gini
'jangan panggil El baby,panggil Adek aja kan El paling kecil,kalau baby berasa kalian manggil ba*i ke El'
Suka-suka anak Daddy Exel aj.
Segitu dulu yah,btw maaf nih kalau ceritanya gaje soalnya gue lupa alur😆
Pay-pay kakak-kakak
Btw buat yang puasa semangat puasanya <3
^_^
<3
KAMU SEDANG MEMBACA
ELZYANO (On Going)
RandomElzyano King Abraham.D seorang pemuda berusia 15 tahun yang kini menduduki bangku SMA kelas 11. Dia itu pintar hanya saja hobinya adalah membolos,tawuran dan balapan. jangan salah meskipun dia badboy tapi wajahnya tak mencerminkan itu, wajah nya imu...
