Part 20 - Mama Muda

8.2K 290 9
                                    

"Taeyong sayang..."Frustasi Jaehyun sedih.

"Taeyong maafkan saya, Tolong jangan diamkan saya, saya mohon"Mohonnya sembari memegang tangannya Taeyong.

Sudah satu bulan Taeyong mendiami Jaehyun. Ingat! Satu bulan! Bukan sehari dua hari atau satu minggu. Bagaimana Jaehyun bisa kuat Didiamkan selama satu bulan? Bahkan untuk menggendong si bungsu saja Di larang oleh Taeyong.

Untuk tidur saja Jaehyun tidur sendiri di kamar selama satu bulan ini karena Taeyong tidur bersama si bungsu di kamar Mark dan Jeno.

Ayolah, Jaehyun tidak sanggup!

Jaehyun tau apa kesalahan nya, dia sangat teramat menyesali perbuatan nya. Dia tau Taeyong marah, juga kecewa padanya.

Jaehyun ingin minta maaf, tapi apa daya? Setiap kali ingin berucap, Taeyong selalu menghindar seolah tak mau mendengarkan.

Bukan tanpa alasan Taeyong mendiamkan Jaehyun, Hanya  Taeyong masih kecewa kepadanya karena Jaehyun ingkar Janji saat akan menemaninya melahirkan dan lebih lebih memilih mengurusi pekerjaannya tanpa bisa di hubungi!.

Bahkan Jaehyun pulang satu minggu setelah Anaknya lahir.

Biarlah dia mendiamkan Jaehyun, anggap saja itu sebagai hukuman untuk Jaehyun karena telah menyakitinya dua kali.

Iya dua kali, yang pertama adalah karena diam-diam menjalin hubungan dengan seseorang yang di sebut dengan "Baby" itu.

Dan yang kedua, adalah yang kemarin. Ingkar. Tak ada kabar.

Walaupun si bungsu anaknya sering menangis saat kehadiran Jaehyun seperti ingin di gendong oleh papa nya.

Mark dan Jeno juga hanya bisa diam tak ikut campur dengan urusan kedua orang dewasa ini.

Mereka saat ini duduk di samping mama nya menemani sang adik yang sedang menyusu menggunakan dot.

"Sayang"Jaehyun sudah benar-benar tak sanggup. Taeyong hanya diam saja seolah tak menganggap keberadaan nya.

Dia membutuhkan Taeyong, merindukannya, ingin memeluknya, ingin menggendong anaknya, menciumnya. Merindukan segalanya yang ada pada Taeyong.

"Beomgyu udah tidur, sekarang kalian juga tidur ya, ini sudah malam"

Mark dan Jeno mengangguk mengiyakan sambil tersenyum saat mama nya tersenyum. Lalu mereka berdua mengecup pipi adiknya, lalu beralih ke pipi mama nya, dan papa nya. Setelahnya mereka pergi ke kamar karena hari sudah malam.

Mereka tadi duduk di sofa tengah rumah.

Taeyong menoleh ke sebelahnya untuk menatap Jaehyun. Sangat terlihat jelas di mata Jaehyun, kalau Jaehyun saat ini sedang sedih. Melihatnya dia merasa kasian, tapi dia tetap masih kesal.

"Papa ingkar. Lalu tanpa kabar,  dan saat setelah pulang bahkan papa bersikap biasa saja seolah tak terjadi apa-apa!"Ucap Taeyong meluapkan kekesalannya.

"Maafkan saya, saya menyesal"Ucapnya Lirik penuh permohonan agar di maafkan.

"Aku tak mau dengar apapun lagi sekarang."Memalingkan wajahnya kemudian menatap Jaehyun lagi."Aku mau kita cerai."

Deg.

Jaehyun menatap kaget Taeyong. Dengan cepat Jaehyun menggeleng heboh tidak menyetujui perkataan Taeyong.

"Enggak sayang. Saya enggak mau. Saya mohon maafkan saya."Memegang tangan Taeyong."Saya benar-benar menyesal maafkan saya, saya gak mau cerai denganmu dan tidak akan menceraikan!"

Melihat dan merasakan tak ada respon apapun dari Taeyong, Jaehyun menjauhkan tangannya dan menjauh beberapa cm.

"Jika aku bilang anak ini bukan anak kandungmu, apa yang akan kau lakukan? Apa kamu akan tetap mempertahankan agar tak cerai denganku?"

MAMA MUDA🔞| Jaeyong (+S2)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang