Hai bestie...
Dila update lagi. Jangan lupa klik tombol bintang di pojok kiri bawah dulu yaa biar Dilla semakin rajin updatenya⭐👍🏻
-HAPPY READING-
"Lagi masak apa hmm?" Tanya Alegra yang langsung memeluk tubuh Kina dari belakang.
Kina yang sedang fokus memasak pun sedikit terkejut. "Bapak ngagetin aja deh."
Alegra hanya terkekeh mendengarnya. "Manggilnya jangan bapak dong, saya 'kan bukan bapak kamu,".
"Tapi bapak dosen saya,". Balas Kina acuh.
"Call me papa,". Perintah Alegra. Tidak ada angin tidak ada hujan kenapa tiba tiba Alegra meminta Kina untuk memanggilnya papa? Aneh sekali.
"No! Saya gak mau." Tolak Kina yang tak mau memanggil Alegra dengan sebutan papa.
"Please.." Pinta Alegra dengan nada yang memohon.
"Engga! Bapak apa-apaan sih,". Ketus Kina.
"Call me papa bukan bapak. Panggil saya papa. Tanpa menolakan." Final Alegra tak terbantahkan lagi.
Kina yang mendengar itu pun hanya bisa pasrah saja. "Ish. Dasar pemaksa." Dengus Kina.
"Mama masak apa?" Teriak Hito yang baru saja datang ke dapur.
"Mama lagi masak sayur sop,". Jawab Kina tersenyum kearah Hito.
Karena Hito tidak cukup tinggi untuk melihat sayur sop yang sedang di masak oleh Kina dia pun menarik kursi dan menaikinya. "Awas jatoh,". Peringat Kina. Sedangkan Alegra hanya diam dan terus memperhatikan tingkah anaknya itu.
"Wah.. Enak banget, Hito nda sabal mau nitipin,". Girang Hito.
"Nitipin, nitipin, nyicipin kali,". Celetuk Alegra dengan wajah tengilnya.
"Ish. Yaa itu maksud Hito. Papa nda usah ngomong deh, belisik!" Ketus Hito tak mau kalah.
"Mama mau nitipin sedikit aja,". Pinta Hito dengan tangan yang tidak mau diam meminta Kina untuk menyuapi sayur sop buatannya.
"Bocil rusuh!" Gumam Alegra dengan posisi yang masih memeluk tubuh Kina dengan erat.
"Belum mateng, udah sana nunggunya di ruang makan aja jangan ganggu,". Balas Kina.
"Udah sana pergi, dasar bocah rusuh!". Lanjut Alegra memerintahkan Hito untuk pergi dari dapur.
"Ish. Papa yang pelgi Hito 'kan nda ganggu. Papa yang dali tadi peluk peluk mama telus, sana pelgi." Hito malah balik mengisir Alegra.
"Kamu yang di usir, iya 'kan maa?" Tanya Alegra pada Kina.
"Bapak juga. Udah sana jangan ganggu." Balas Kina yang membuat Hito cekikikan mendengarnya.
"Tuh dengel. Punya kuping itu di pake bukan buat pajangan." Kekeh Hito sambil turun dari atas kursi.
Karena Hito sibuk mengoceh dan tidak berhati-hati akhirnya dia terpeleset.
Bukk!
"Makanya gak usah banyak omong." Kekeh Alegra dan enggan untuk membantu anaknya yang sudah tengkurap di lantai.
"Bapak anaknya jatoh bukan di bantuin malah di ketawain." Pekik Kina dan langsung menggendong Hito dengan mata yang sudah berkaca kaca.
"Cengeng. Biasanya juga jatoh sampe berdarah,". Ucap Alegra heran sendiri kenapa anak laki-lakinya jadi manja seperti ini.
"Mama sakit.." Isak Hito dalam pelukan Kina.
Kina yang mendengar itu pun langsung mematikan kompornya dan membawa Hito menuju ruang keluarga. "Mana yang sakit?" Tanya Kina yang sudah mendudukan Hito di atas sofa.
KAMU SEDANG MEMBACA
02.12
CintaJudul Awal : MAS DUDA MY HUSBAND Karena kita tidak pernah tau akhir dari sebuah kisah ~ Kina Dinandra ❗BEBERAPA PART DI PRIVAT❗ Follow dulu sebelum lanjut membaca. Start - 03 April
