Harsh word
Typo
Short chapter
-----------------------------
Yoshi sepatutnya masih fokus dalam pembikinan lagu jika netranya tidak menangkap satu sosok yang dari tadi memandangi nya dari luar studio yang pintu terbuka.
" Ada apa kyu? Kenapa kau berdiam diri di situ?" Tegur Yoshi pelan.
" Eum..kau sedang sibuk ya?"
" Sedikit, kenapa? Ada sesuatu yang kau mau dariku?" Tanya Yoshi lagi. Junkyu masuk ke dalam studio dan berdiri di sebelah Yoshi yang berada di hadapan pc.
" Tidak apa..kau sedang sibuk. Lanjutin aja, aku baring di kasurmu." Jawab junkyu agak kecewa. Yoshi terkekeh kecil. Nampaknya Yoshi mulai faham bayi koala satu ini mau apa.
" Duduk sini." Yoshi memaksudkan pangkuannya.
" Ngga usah! Kau masih sibuk kan, aku baring di kasur aja."
" Junkyu."
Mendengar nada Yoshi yang berubah datar membuat Junkyu menciut. Akhirnya Junkyu duduk di pangkuan member seumuran dengannya itu.
Yoshi membenarkan posisi Junkyu menghadap dirinya, lalu tangan si manis kedua duanya dikalungkan ke lehernya persis koala di pohon.
" Bersandar saja di bahuku. Kalau kau mahu tidur juga gapapa, aku masih lama."
Junkyu salah tingkah. Wajahnya mula membahang dengan posisi seperti ini. Oh tuhan, seperti menemani pacar lagi kerja.
" Kakimu pasti pegal nanti Yoshi. Aku turun ya?"
" Gausah, tidur aja begini. Turutin aja ya, sweetie?" Ujar Yoshi lagi lalu lanjut membuat lagu.
Junkyu hanya mengangguk, sudah tidak mampu berkata-kata lagi. Dalam banyak banyak skinship yang dilakukan ini, ini adalah paling intim yang pernah Junkyu rasakan.
------------------
" Uwoo!! Uwoo!" Panggil Junkyu dengan ceria. Jeongwoo menyambut kedatangan hyung gemesnya itu dengan senyuman hangat.
" Iya hyung, ada apa? Kau mahu ikut makan denganku?" Tawar Jeongwoo yang sedang menghirup mi udon. Junkyu tidak menjawab, dia hanya melabuhkan punggung di sebelah Jeongwoo. Wajah maknae itu ditatap oleh Junkyu seperti anak kucing yang penasaran.
" Kenapa hyung? Ada yang salah di wajahku?" Tanya Jeongwoo.
" Ini keliatan menganggur." Kata Junkyu lagi sambil menunjuk sebelah pipi jeongwoo.
" Ha?"
Cup!
Pipi Jeongwoo dikecup kilat oleh junkyu. Jeongwoo membeku.
" Oh? Ini juga keliahatan sunyi, aku ambil ya?"
Cup!
Junkyu mencuri kecupan lagi. Jeongwoo memegang pipi bekas ciuman junkyu tadi sambil mengawal dirinya yang salah tingkah.
" H-hyung! Haish..tolong aba-aba dulu lain kali ya..nanti a-aku jadi malu." Mi udon di atas meja terbiar oleh si maknae yang sibuk mengatur detak jantungnya.
" Yaudah..aku mau cium lagi boleh?" Soal Junkyu polos.
" Yak!! Hyung! G-gak gitu!"
Oh Junkyu, kau sangat sadis. Kasihan sekali remaja dengan hormon muda itu.
--------------
Hyunsuk mengernyit risih saat bahunya ditoel pelan oleh seseorang. Perlahan dia memaksa matanya untuk bangun dari tidur.
" Junkyu? Apa yang kau lakukan di bilikku?" Tanya nya dengan lembut. Dia mengusap surai lembut Junkyu, mana si manis sedang duduk di sebelah kasurnya.
" Hyung..aku laper." Junkyu mengadu kepada hyunsuk.
" Oh iya, aku lupa kau ketiduran tadi. Maknae line sudah menghabiskan makanan gofood tadi."
Junkyu cemburut sedih, matanya berkaca-kaca seperti mahu menangis.
" Jangan sedih, aku akan memasak untukmu. Jaa, coba senyum." Mendengar tawaran hyunsuk mahu tak mahu membuat junkyu gembira.
Sejujurnya, dia juga gamau makanan dari luar sekarang dan mahu masakan rumah.
" Ayo kedapur."
Junkyu memandang bosan Hyunsuk yang sedang sibuk memasak itu. Sial sekali..dia sangat ingin bermanja sekarang.
" Hyung...masih lama?"
" Sebentar lagi kyu, sabar dikit ya?"
Junkyu mendekatkan diri kearah hyunsuk lalu menemplok ke pundak member tertua itu sambil memeluk dari samping.
Hyunsuk tertawa kecil.
" Nampaknya aku mengerti sekarang, kau tidak lapar sungguhan tetapi mau bermanja, iya kan?" Goda Hyunsuk dengan mencuit dagu Junkyu.
" Enggak ihh!!" Rengeknya tetapi masih sembunyikan wajah di pundak Hyunsuk.
" Hahahahahha, oh tuhan. Kau sungguh gemes, kau tahu?" Lanjut Hyunsuk lagi.
" Jangan godain aku terus hyungie!~"
" Iya iya, ayo makan sini."
----------------
Ceritanya pagi ini mood Junkyu lagi bagus, jadi dia mahu minta cuddle ke doyoung ehe.
Baru saja dia mau menuju ke bilik Doyoung, tiba tiba pria itu sendiri meluru kearahnya lalu menangkup wajah junkyu.
Doyoung membubuhi kecupan ke dahi, pipi, dagu dan terakhir hidung Junkyu.
" Maaf ya hyung, dobby udah hampir telat ke sekolah. Kalo mau cuddle tunggu dobby pulang dari sekolah ya? Dadahh manis!" Doyoung memberi ciuman kilat dibibir Junkyu sebelum lesap dari pandangan.
Junkyu membatu. Apakah yang barusan terjadi?? Adik-adiknya gemar sekali menyosor akhir akhir ini :)
---------------
Yedam lagi mendiskusi tentang projek susunan lagu dengan junkyu. Bagi yedam junkyu itu sangat berbakat dan genius dalam bab komposing. Namun sekarang hyung kesayangannya itu seperti sudah lelah dan mengantuk.
" Mau udahan aja? Kau terlihat mengantuk hyung." Ujar yedam khawatir. Tangannya dibawa untuk mengusap dua mata junkyu yang hampir tertutup itu.
" Hum..aku agak mengantuk. Maaf ya yedamie..hyung jadi tidak fokus ketika berbincang. Padahal ini sangat penting untukmu." Balas junkyu sedih.
Bibir cemberut junkyu ditepuk pelan oleh yedam.
" Jangan cemberut begitu. Kau membuatku gemas. Jangan rasa bersalah. Kau lebih penting dari mana mana projek ku hyung. Ayo tidur. Aku tahu ini sudah lewat jam tidurmu." Yedam menuntun junkyu kearah katilnya.
Junkyu dibaringkan dahulu sebelum yedam turut berbaring disebelah. Pantat junkyu ditepuk halus supaya si manis mudah tetidur.
End
Haloo, aku udah kembali. Hehe chapter requestnya lagi dibikin ya. Soalnya ketandusan idea. Jadi aku sogok pake ini aja. Enjoy.
P/s: chapter cuddles sebenarnya inspirasi dari diri aku sendiri. Aku tuh suka banget sama skinship tapi gengsi. Mana orang sekeliling ku juga ga rame penganut skinship. Jadi aku hanya skinship sama orang yang aku tahu suka sama skinship.
YOU ARE READING
My Junkyu
Fanfiction(All x Junkyu) *17+ warning⚠️ * Sorry I'm not using my native language, I'm sorry if I'm wrong *lapak bxb⚠️ *Jangan salah lapak⚠️ - 70% imaginasi penulis sendiri, 30 % dibantu dengan inspirasi dari book atau keadaan lain. - Slow update/ update terga...
