Ignore typo
Suicide warning/ abusive⚠️
Flashback
-----------------
Junkyu menatap sendu pria tampan yang menjadi tambatan hatinya sejak setahun lalu. Dua remaja itu sama-sama menikmati keindahan masing-masing buat terakhir kalinya sehingga junkyu memecah keheningan tersebut.
" Emang kamu gaakan pulang lagi ya, jae?" Tanya junkyu.
Jaehyuk tersenyum getir.
" Makanya aku mau ketemu kamu kak. Aku aja gatau sampai kapan aku bakal disana. Ayah mau melatih aku buat menjadi penerus perusahannya. Yang pasti aku mau kakak menjadi orang pertama sekaligus yang terakhir yang aku temui."
" Kenapa..?"
" Hidup bersama aku gaada bahagianya kak. Aku sayang bahkan cinta sama kakak. Tapi aku sadar kakak gaakan temui bahagia kalo kita bersama. Aku dituntut untuk memenuhi ekspetasi orang tua kak, dan aku gaakan bisa lari sampai mati. Aku sendiri capek, hingga aku selalu berpikir kenapa ya tuhan itu jahat sama aku? Kapan aku bahagianya?.."
Jaehyuk menjeda sejenak dan mengambil nafas berat. Junkyu hanya diam dan mendengar.
" Tapi semenjak kehadiran kakak, aku sadar oh ternyata tuhan masih baik sama aku. Tuhan masih memberi aku celah buat bahagia dengan menghadirkan kakak. Makasih banyak sudah menjadi cahaya dalam kehidupan seorang Yoon Jaehyuk yang gelap ini. Dan maaf harus meninggalkan kakak seperti ini." Air mata jaehyuk perlahan jatuh.
Junkyu mendekat dan menghapus air mata jaehyuk dengan jempolnya. Wajah jaehyuk ditekup dan diusap lembut. Mata jaehyuk terpejam menikmati tangan hangat junkyu diwajahnya.
Oh tuhan, tidak bisakah aku bersamanya lebih lama? Kenapa bahagiaku cuma sebentar?. Batin jaehyuk merintih.
" Makasih juga sudah menjadi anugerah dalam hidup aku jae. Disaat semua orang jijik dan menghina aku, kamu satu-satunya yang maju dan membelaku. Makasih kerana menjadi malaikat pelindungku, menghujani dengan pelbagai kebahagiaan dan menemani aku. Ga perlu minta maaf jae, gaada yang salah disini. Sudah takdir untuk kita tidak bersama." Junkyu juga sudah tidak tahan, air mata berlumba lumba keluar dari tubir matanya.
Jaehyuk terus menarik junkyu ke dalam dakapannya.
" Jangan menangis kak, hati aku sakit. Jangan menangis kerana orang seperti aku."
" Itu kerana aku mencintaimu bodoh, mana mungkin aku tidak menangis." Junkyu tertawa hambar sembari memukul halus lengan jaehyuk.
" Apa pun alasannya, aku gak mampu melihat mata cantikmu ini mengeluarkan air mata kerana aku."
" Lebay, kebiasaan banget mulutnya manis gitu." Jaehyuk tersenyum lagi.
Lalu dia mengeluarkan sesuatu dari saku jaketnya.
" Ini, aku mau kakak memilikinya."
YOU ARE READING
My Junkyu
Hayran Kurgu(All x Junkyu) *17+ warning⚠️ * Sorry I'm not using my native language, I'm sorry if I'm wrong *lapak bxb⚠️ *Jangan salah lapak⚠️ - 70% imaginasi penulis sendiri, 30 % dibantu dengan inspirasi dari book atau keadaan lain. - Slow update/ update terga...
