Long chap
Typos
Fiction
Harsh words
Semi baku
(Warning⚠️: Not based on true story. Pokoknya ada yang ditambah dan hanya untuk hiburan)
Junkyu- son of medusa
Haruto- son of hades
--------
" Lihatlah itu, anak pelacur. Berani sekali dia menunjukkan diri di sini. Hey, junkyu! Apa kau tidak malu menjadi anak pelacur? " Ledek mereka sambil tertawa mengejek.
Junkyu, si anak medusa yang sedang membaca dibawah pohon itu masih tidak bergeming meladani mereka.
" Berpura-pura tidak mendengarkan, huh? Apa kau tahu satu olympus ini bahkan jijik dengan keturunanmu!"
Buku yang dibacanya ditutup kuat. Mulutnya terkumat kamit membaca mantera, maka muncullah ular ular dari bawah tanah membelit mereka yang telah mengejeknya tadi.
" Lihatlah siapa yang berkata ini? Kalian anak poseidon bukan? Kembar tiga konon diagungkan kerana anak dari penguasa laut, antara dewa terkuat disini? Ah..apa aku patut sebut..saudara tiriku? HAHAHAHAHAH."
Junkyu ketawa besar melihat wajah mereka yang sudah mengeras menahan marah.
" Gausah kalian lupa, Poseidon..si bajingan itu yang memperkosa ibuku. Kau lihat sendiri kan? Ibuku terlalu menawan sehingga dewa laut itu sanggup memperkosanya di kuil dewi Athena. Ibuku bukan pelacur, ayah kalian lah yang pemerkosa. Sayang sekali, padahal kita bisa menjadi saudara yang akur loh.." ucapnya sambil berpura pura sedih. Sedetik kemudian wajahnya kembali dingin.
Wajah ketiga kembar itu dipandang lama oleh junkyu. Obsidian nya bertukar menjadi emas kehijauan persis ular tedung.
" Sekali lagi kalian berani menyebut nama ibuku, akan kuhancurkan kalian. Aku tidak peduli sekalipun olympus akan menghukumku." Dengan sekali petik ular ular itu kembali ke tanah, melepaskan ketiga anak poseidon yang hampir lemas kehabisan nafas.
Junkyu beredar dari situ, tanpa diketahui Haruto si anak Hades memerhati sejak awal.
" Menarik." Ujarnya sambil tersenyum tipis.
Junkyu kembali ke perpustakaan untuk menenangkan diri. Sejujurnya dia tidak peduli apabila dirinya menjadi bahan ejekan tetapi dia tidak akan diam jika nama ibunya disebut oleh para anak dewa menjijikkan itu. Ibunya tidak bersalah. Dan selamanya akan begitu.
" Huh..membazir tenaga sahaja." Keluhnya sambil mencari cari kitab mantera.
Teman? Oh junkyu tidak punya. Selain rumor dia anak pelacur, tampangnya yang kelihatan judes dan sangar itu membuat semua orang menjauhinya. Padahal aslinya junkyu mempunyai kulit yang sangat putih dan sihat. Surainya yang berwarna hijau gelap alami itu sangat menawan. Kebanyakan dewi menjauhinya kerana iri dengan paras junkyu yang cantik.
" Kau mencari ini?" Tegur seseorang.
Junkyu memandang orang itu bergantian dengan buku yang dipegangnya.
" Iya, apa kau sudah selesai membacanya? Aku mahu meminjam." Jawab junkyu sopan.
" Oh kau tidak bisa meminjamnya kerana ...buku ini sudahpun menjadi hak milikku." Jawabnya enteng.
" Memang bisa begitu?"
" Bisa. Aku sudah membelinya. Mahal sekali kau tahu? Cerberusku hanya tinggal 1 kepala."
Mata junkyu membulat. Orang ini anak dewa hades ternyata. Bahkan peliharaanya kehilangan kepala juga dia tidak peduli??? Wah tidak disangkal lagi memang keturunan dewa dunia kegelapan.
Orang itu yang perasan reaksi junkyu berubah terus tertawa.
" Hey jangan bilang kau percaya??"
Junkyu memasang wajah kesal. Kenapa orang ini sangat menyebalkan?!
YOU ARE READING
My Junkyu
Fanfiction(All x Junkyu) *17+ warning⚠️ * Sorry I'm not using my native language, I'm sorry if I'm wrong *lapak bxb⚠️ *Jangan salah lapak⚠️ - 70% imaginasi penulis sendiri, 30 % dibantu dengan inspirasi dari book atau keadaan lain. - Slow update/ update terga...
