20- Moon and Desire

101 9 3
                                        

" Not so interesting but i hope you can listen . " Walaupun aku tak suka untuk terlampau terbuka dan meluahkan perasaan aku , tetapi entah kenapa aku mahu luahkan hal peribadi aku dekat Jake . Seperti aku sudah kenal dia lima tahun .

Aku memandang dia dan sekilas mengalih kan pandangan apabila mata dia mahu menatap aku .

Nafas berat aku tarik .

" It all started when in high school .

High school love paling menyakitkan , in my opinion . Because when in high school , aku rasa diri aku kecik sangat dan tidak dipentingkan . Jujur , aku tidak suka perhatian . Sebab itu aku suruh mak ayah aku sorokkan identiti mereka dan tidak terlalu menunjuk akan perkejaan mereka yang tinggi pangkatnya .

Haha itu dah lain .

But this boy catch my eyes really fast . Rambut dia hitam dan tak terlalu panjang . Lembut , aku sanggup berkorban untuk sentuhnya . But yea you know . It just a crush ..

Well , dia suka orang lain , so aku berdiam diri dan tak bagi tahu sesiapa orang yang aku suka . Sebab aku takut , takut ada mulut tempayan . Aku pernah bagitahu itu pun dekat orang yang aku percaya . Nasib baik sampai sekarang dia rahsiakan . Kalau tak dah lama aku kuncikan dia dalam stor bilik aku .

His eyes. His mouth. His lips. His nose. His hair. His everything. Too perfect. Sangat sempurna sampai aku fikir dia ni manusia atau tidak . Sangat sempurna .

Dia seorang yang cold dan agak beku , susah untuk lihat senyuman dia . But- " Aku menarik sedikit nafas , mencuri udara untuk menyambung ayat .

" But- sekarang , bila dia depan mata aku , aku sentiasa mencuri tumpuan dekat dia supaya aku lihat senyuman dia yang manis . Pertama kali aku nampak dia senyum , jantung aku mahu sahaja tercabut-- berdegup terlampau kencang . " Aku tersenyum di sebalik ayat . Masih tidak memandang Jake yang senyap mendengar cerita aku .

" That's all ! "

Senyum aku perlahan pudar apabila sedar yang aku terlampau gembira . Aku tak boleh sukakan dia balik . Pelbagai masalah akan timbul dan aku takut .

" Apa jadi dengan lelaki yang kau suka ? " Nada suaranya kedengaran perlahan .

Aku menahan senyum .

" I don't know .. aku just let dia lepas dan pergi macam itu . "

" Haesun kau tahu-- "

Mata aku memandang menatap bibirnya . Takut mahu bertentang mata . Aku takut dan malu akan luahan perasaan aku tadi . Bertenang apabila ingat yang aku tidak terlepas mendedahkan nama .

Angin bertiup kencang meniup anak anak rambutku ke belakang .

" At the end penipuan itu akan dibongkarkan juga . " Kening aku terjungkit . Maksudnya apa ?

Mata aku tidak gerun menatapnya balik . Akibat terkejut akan penyataan yang diberi oleh Jake .

" That's why , better be honest . Aku agak kecewa dengan kau . " Jari dia lembut mengusap rambutku . Perlahan dia menyikat perlahan dan penuh dengan kasih sayang .

Aku masih keliru dengan ayat ayatnya .

" Jom masuk tidur . Langit dah nak gelap ... "

Bulan ,

Aku harap kau tahu yang bertapa besarnya cinta aku dekatnya . Engkau menjadi saksi bahawa segala ayat tutur yang keluar dari mulutku ini ada lah luahan perasaan tanpa si dia tahu .

Bulan , engkau sangat sinar terang malam ini . Mencerahkan langit yang gelap bersama dengan bintang yang bersinar bersama . Sangat cantik .

So pretty .

Pembaringan aku memandang Jake yang tenang tidur menutup matanya rapat . Sangat sempurna .

Aku tenung mukanya dengan dalam sekali . Hampir termasuk dalam hatinya . Dia terlampau sempurna . Dari bulu mata yang cantik , ke bibirnya yang mungil merah . Lain dengan diriku ini , mata penuh dengan kesengsaraan , mulut yang kering dan pucat .

Perlahan aku menyelak rambutnya yang jatuh elok menutup dahinya mulus . Sangat sempurna .

Aku harap wajah ini aku akan nampak apabila aku buka mata . Setiap kali aku buka mata . Dia lah yang aku nampak . Cantik dan sempurna di mataku .

Bulan ,

Dia sangat sempurna lain daripada aku yang penuh dengan cerita yang sedih dan hitam hitam di hati . Kami sangat berbeza tetapi kenapa takdir perlu menentukan kita berdua bersama . Jake , kau akan jadi bahagia jika kita tak bertemu tetapi ibu bapa aku lah penyebabnya . Aku sangat minta maaf . Aku tahu inilah perkahwinan yang tidak disangkakan , bukan seperti yang kau inginkan .

Sama seperti aku ,

Tetapi jujur , dalam lubuk hati aku , aku suka akan perkahwinan ini . Walaupun aku agak benci dengan perangai kebudakkan engkau , aku masih suka . Sebab aku tahu perasaan itu adalah benci cinta dekat kau .

Patut ke aku jujur dan terus rendahkan diri atas sebab cinta ?

" Haesun can you please be mature . " Tangan aku yang mengusap rambut nya terhenti .

" If you love me then jujur . Tak berdosa . "

" Come on Haesun , tell me that you love me . Tell me so that i can believe you . " Mata dia penuh dengan

keinginan .

-

stream pass the mic gaes

५ Another One - Sim JakeCerita yang buat anda obses. Terokai sekarang