Ini kisah tentang Off Tay dan New yang menjalin hubungan kisah cinta segitiga. Namun ada udang di balik batu dan rahasia yang terbungkam.. apakah itu???
Sampai dua putra kembar itu lahir,,namun dengan DnA yg berbeda walau dari rahim yang sama.
Akank...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Seminggu kemudian
Hari ini adalah jumat malam,Off dan Tay selalu menghabiskan waktu di rumah lebih awal dari biasanya. Waktunya Qtime untuk 2 buah hati mereka,seperti pesan yang tertulis di surat New.
Kini mereka berkumpul dengan twins di ruang keluarga. Menyaksikan dua kesayangan mereka dengan kesibukan masing-masing.
Elio yang sibuk menyusun lego dan Onew yang sibuk menggambar.
"Baby,,bagaimana kalau besok kita liburan?"Off membuka suara
Kedua anak itu menoleh saat papi mereka berucap.
"Kemana papii?"tanya Elio penasaran
"Kemana yang kalian mau kali ini?"tanya Tay
"Bagaimana kalau kita ke taman bermain saja,dad? Lio dan Onew ingin kesana lagi,"ini si cantik yang menanggapi
"Baiklah. Besok kita kesana,"ucap Tay mengelus halus rambut putrinya.
"YEAAAYY....!!!"Seru twins bersamaan.
"Onew sudah minum vitaminnya tadi nak?"tanya Off
"Sudah papi,tadi habis makan. Tinggal yang sebelum tidur,"Onew tersenyum manis
"Anak pintar,"Off mengecup puncak kepala Onew. "Elio sini,papi juga mau cium Lio juga donk."
Elio mendekat dan memeluk papinya. "Papi,mungkinkah papa pulang suatu hari nanti?"bisiknya selirih mungkin
Deg
Jantung Off serasa di paksa berhenti saat itu juga. Ia pun memeluk erat putranya sambil mengelus puncak kepala si anak tampan.
Ia melirik Tay seolah memberi isyarat bahwa putranya sedang tidak baik-baik saja. Tay mengerutkan keningnya seolah bertanya ada apa.
Namun tak biasanya memang putra tampannya ini membahas hal tentang papanya.
Elio melepas pelukan itu.
"Boleh papi dan daddy ceritakan kepada kami sekali lagi tentang papa?"pinta Elio.
Si cantik yang semula sibuk dengan crayonnya pun menoleh dan mengangguk antusias.
Mungkin selama ini memang mereka tahu tentang papanya,namun saat itu mungkin memory otak si kecil belum mampu mencerna dengan baik setiap kata yang orang tua mereka tanamkan tentang pria manis istimewa yang mengandung mereka.
Tay dan Off kembali saling memandang.
Off mengambil bingkai foto dimana wajah manis kesayangan mereka ada. Mengusap pelan bingkai kaca sembari tersenyum.
Off menghembuskan nafasnya sebelum mulai bercerita,"Duduk sini baby."
Tay menepuk space kosong di antara ia dan Off di sofa. Twins pun segera duduk dan memposisikan diri mereka dengan nyaman.