19

6.4K 410 30
                                    

Happy Reading.....
















     Hampir memakan waktu sekitar empat jam untuk biwa operasi,hingga akhirnya lampu ruang operasi pun mati dan menandakan bahwa operasi telah selesai dan berhasil. Beberapa menit kemudian keluarlah para perawat membawa blankar yang ditumpangi biwa,terlihat biwa yang terbaring lemah dengan mata yang tertutup.

"Keluarga pasien" panggil salah satu dokter yang menangani biwa.

"Saya dok" gracia langsung berdiri di ikuti oleh sisi.

"Gimana keadaan adik saya dok" tanya gracia.

"Alhamdulillah Operasi lancar dan peluru yang ada di dalam tubuh pasien sudah dikeluarkan,dan untuk keadaan pasien sedang sedang tidak sadarkan diri karena efek obat bius yang kami berikan selama operasi tadi" ucap dokter.

"Kita boleh lihat biwa dok?" Tanya sisi

"Silahkan,tapi setelah pasien kami pindahkan ke ICU" ucap dokter.

"Berikan perawatan yang baik untuk adik saya dok,jangan khawatirkan soal biaya,kami akan membayarnya asal adik saya baik baik saja" ucap gracia.

"Baik,kalo begitu saya permisi dulu" ucap dokter itu lalu pergi.

"Kak ge,ayo kita liat biwa" rengek sisi

"Ayo" mereka pun langsung menyusul biwa menuju ruang ICU.

Sesampai di ruang ICU,sisi langsung masuk kedalam untuk melihat kondisi biwa yang masih tidak sadarkan diri,sedangkan gracia langsung menghubungi ara untuk memberikan Kabar bahwa operasi biwa telah selesai dan berhasil.

"Biw" panggil sisi,ia duduk di samping blankar biwa sambil menggenggam tangan biwa.

"Terimakasih sudah bertahan biw,aku gak tau akan seperti apa aku kalau kamu ninggalin aku biw,mungkin aku akan sama sepertimu saat kehilangan aku biw" sisi pun mengecup tangan biwa.

"Kamu tau biw?aku hancur liat kamu seperti ini biw,kamu bertaruh nyawa demi nyelametin aku biw,aku sungguh merasakan cinta yang sebenarnya,rasa sayang yang sungguh luar biasa kamu berikan buat aku biw,aku sungguh sangat berhutang budi sama kamu biw,mungkin nyawaku saja tidak akan bisa membayar semuanya biw" ucap sisi.

Ceklekk

"Sisi" refleks sisi langsung menoleh ke arah gracia yang baru saja masuk.

"Kenapa kak ge?" Tanya sisi.

"Mending sekarang kamu bersih bersih dulu si,bentar lagi supir datang buat anterin baju,kakak mau kebawah buat cari makan,kamu belum makan dari kemarin" ucap gracia.

"Trus biwa?" Tanya sisi.

"Biar perawat yang nunggu biwa" ucap gracia.

"Yaudah kak" sisi pun melepaskan genggaman tanganya pada biwa,ia pun pergi menuju kamar mandi yang disediakan disana,begitu juga dengan gracia,ia pergi keluar untuk membeli makanan untuknya dan juga sisi,sebelum pergi membeli makanan gracia juga mencari perawat untuk menemani biwa sampai sisi selesai dengan rutinitas mandinya.


oOo

    Keesokan harinya,ara chika dan shani datang ke rumah sakit untuk melihat keadaan biwa yang tak kunjung sadar.

"Ge" panggil shani pada gracia yang tertidur di sofa yang tersedia sedangkan sisi tidur di kursi samping blankar sambil menggenggam tangan biwa.

"Hm" dehem gracia sedikit terusik.

"Bangun ge,kita sarapan" ucap shani.

My SunshineTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang