Happy Reading......
Hari sudah berganti,dan kini hari dimana penerbangan keluarga Debora menuju Thailand untuk mengadakan pesta pernikahan Gracia dan Shani yang akan di gelar lusa.
Tapatnya pukul 10.00 seluruh keluarga rico debora beserta para Bodyguard-nga sudah berada di dalam pesawat pribadi keluarga Debora. Rico dan satu pengawalnya duduk di kursi paling depan,gracia dan shani duduk di kursi belakang rico,sedangkan ara dan biwa kini sedang ribut memperebutkan kursi paling belakang yang sama.
"Lu kali kali ngalah ra sama kakak lu" ucap biwa
"Gue udah ngalah mulu sama lu biw,sekarang giliran lu yang ngalah sama adek" ucap ara tak mau kalah
"Ngalah apanya lu,cepetan dah gue aja yang paling belakang,lu kan adek gue ya,jadi gue sebagai kakak yang baik tuh harus ngelindungin lo dari belakang" ucap biwa
"Gak,gak ada lo kan anak tengah,ya lo harus di tengah dong,kan kak ge di depan lo di tengah,nah gue sama kak chika di belakang lo,lo di tengah sama sisi,gak usah ribet deh lu" ucap ara
"Kalian ini bisa gak sih,sehari aja gak usah berantem,kamu juga biw,kita di tengah aja gapapa,jangan keras kepala kamu biw" ucap sisi
"Tapi aku mau di belakang bey,biar tenang gitu kalo tidur" ucap biwa
"Masa iya harus suit" ucap gracia
"Gak usahlah kak,kayak anak kecil aja,ra ayo di tengah aja biar cepet" ucap chika
"Yaudah kalo kalian kekeh mau di belakang,chika kamu sama aku aja di tengah" ucap sisi lalu menarik chika dan duduk di kursi belakang gracia
"Nah gitu aja si,chik,jangan di anggap aja mereka,biarin mau berantem kek mau duel kayang kek,terserah mereka aja" ucap gracia,lagi dan lagi Rico menggelengkan kepalanya melihat tingkah putri kesayanganya.
"Bey,aku gak mau loh duduk sama ara,aku mau sama kamu" rengek biwa
"Katanya mau duduk di belakang,yaudah sana duduk aja di belakang" ucap sisi
"Iya,kita pegel tau daritadi berdiri nungguin kalian rebutan kursi" ucap chika
"Udah udah,pesawatnya udah mau Take off,kalian masih mau berdiri aja disana?" Tanya rico menatap kedua putrinya
"Ck! Yaudah lo di belakang aja sana,chika gue duduk sama sisi" ucap biwa menghampiri kursi chika dan sisi
"Nah gitu dong,daritadi kek" ucap ara
"Diem lo,ntar pulang bagian gue di belakang" ucap biwa
"Stttt,diem biwa" tegur sisi dan biwa pun terdiam. Akhirnya chika pun pindah menjadi duduk bersama ara dan biwa bersama sisi.
"Udah jangan cemberut gitu,ngalah sama adek" ucap sisi mengusap pipi biwa
"Kesel aku" ucap biwa
"Udahlah biw,sini mending kamu tidur aja" ucap sisi menuntun biwa untuk bersandar pada pundaknya.
Pesawat pun mulai Take Off dan biwa pun sudah mulai tertidur pulang sambil bersandar nyaman pada pundak sisi,beberapa kali sisi mencium kepala biwa untuk menyalurkan rasa kasih sayangnya pada biwa.
"Kamu mau tidur ci?" Tanya gracia
"Iya ge,aku ngantuk banget" jawab shani menatap gracia
"Yaudah sini tidurnya nyender ke aku" ucap gracia
"Gak ah,nanti kamu pegel lagi" ucap shani
"Nggak sayang,ayo sini" ucap gracia dan shani pun mengangguk,ia pun bersandar pada bahu gracia.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Sunshine
Fiksi Remaja📌.Hanya cerita halu,don't bring it to the real world‼️ 📌.21+ 📌.Yang tidak suka,boleh skip
