2

18.9K 891 38
                                        

Happy Reading.......

















  Selesai makan malam,gracia memilik untuk pergi ke kamarnya bersama shani,biwa mengajak sisi pergi ke taman belakang rumah,sedangkan ara dan chika memilih untuk menonton drakor di ruang keluarga.

Taman belakang...

"Si"

"Biw"

"E eh kamu dulu aja" ucap biwa

"Kamu aja biw" ucap sisi

"K kamu gak marah sama aku soal kemarin?" Tanya biwa

"Kemarin?kapan?" Tanya sisi

"Pas aku mabuk,trus gak sengaja nidurin kamu" ucap biwa menunduk

"Kenapa harus marah,kamu gak nyentuh aku sampe berlebihan kok" ucap sisi

"Beneran?aku takut kamu marah" ucap biwa menatap sisi

"Nggak kok,aku gak akan marah" jawab sisi ikut tersenyum menatap biwa.

"Yaudah,tadi kamu mau ngomong apa?" Tanya biwa

"Gak jadi deh,aku takut" ucap sisi

"Kenapa takut,ayo ngomong aja" ucap biwa

"Nggak biw"

"Ayo sisi" paksa biwa

"Tapi kamu jangan marah ya" ucap sisi

"Iya,aku gak marah kok" jawab biwa

"Kenapa kamu gantung hubungan kita?" Tanya sisi membuat biwa terdiam

"Bukanya aku marah karena kamu sudah nidurin aku kemarin,tapi aku bingung biw,kamu seolah-olah memprioritaskan aku tapi aku bukan siapa-siapa buat kamu" ucap sisi sambil menatap langit yang indah karena di hiasi oleh bintang dan bulan.

"Terkadang aku berfikir jika kamu sudah mempunyai pasangan yang mungkin aku gak tau,dan kamu jadiin aku sebagai pelampiasan kesepian kamu,jadi_"

Belum selesai sisi berbicara,ia di kejutkan oleh biwa yang tiba-tiba membungkam mulutnya dengan mulut biwa,awalnya biwa hanya menempelkan bibirnya saja tapi sisi bisa merasakan gerakan bibir biwa,sisi hanya dia enggan untuk membalas ciuman biwa. Sekitar tiga menit kemudian akhirnya biwa melepaskan ciumannya.

"Bukankah itu ketakutan aku si?aku ingin meresmikan hubungan kita tapu aku takut jika kamu akan menolaknya atau kamu sudah mempunyai pasangan diluar sana" ucap biwa sambil menggenggam tangan sisi,itulah kebiasaan biwa saat bersama sisi,yaitu menyentuh apapun bagian tubuh sisi.

"Siapa?aku gak punya pacar biwa,aku gak akan bicara seperti ini jika aku sudah ada pacar" ucap sisi

"Vindes,aku liat kamu begitu dekat dengan vindes,aku sering liat kamu di kantor mengobrol akrab bersama dia,aku pikir dia itu pacar kamu" ucap biwa. Memang sisi bekerja di kantor milik biwa dan menjabat sebagai sekretarisnya.

"Hah?vindes?" Setelah mengucapkan kata itu sisi langsung tertawa hingga membuat biwa kebingungan.

"Kenapa?" Tanya biwa membuat sisi berhenti tertawa.

"Kamu lucu sekali biwa" ucap sisi menangkup gemas kedua pipi biwa.

"Jawab,apakah vindes pacar kamu?" Tanya biwa

"No! Kamu ini ngadi ngadi biwa,lagian dia itu gak suka perempuan" ucap sisi membuat biwa menaikan alisnya sebelah

"Maksudnya?" Tanya biwa

"Dia gay biwa,dia suka nya sama cowok" ucap sisi membuat biwa terkejut.

"Padahal dia ganteng,kenapa suka cowok" ucap biwa

My SunshineTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang