15

5.6K 380 31
                                    

Happy Reading....



















     Sudah dua hari biwa terus mencari keberadaan sisi,namun hasilnya tetap nihil. Selama dua hari juga biwa tidak pernah pulang kerumahnya karena ia sibuk mencari sisi dan berharap akan menemukan,namun hasilnya....

Biwa pun akhirnya memutuskan untuk pulang dengan keadaan yang sangat memprihatikan,baju yang lusuh,matanya yang sembab karena terlalu lama menangis,dan tubuhnya yang terlihat kurus karena selama dua hari ia tidak makan.

"Biwa" kaget ara karena melihat keadaan kakaknya yang berjalan masuk kedalam rumah.

"Astaga biwa,kenapa kamu sampai seperti ini" kaget rico.

"Ara,tolong ambilkan minum" ucap rico dan dengan cepat ara pun berlari untuk membawakan minum.

"Ayah,aku mau sisi" ucap biwa dengan tatapan kosong dan rambutnya yang acak acakan.

"Semua anak buah ayah sedang mencari keberadaan sisi,kita tunggu kabar dari mereka" ucap rico

"Aku takut sisi kenapa kenapa ayah" ucap biwa lalu menatap wajah sang ayah.

"Sisi akan terus baik baik saja biwa,jangan khawatir" ucap rico mengusap kepala sang putri.

"Minum dulu biw" ucap ara memberikan segelas air putih pada biwa,dan biwa pun langsung meneguknya hingga habis.

"Ra"

"Sisi baik baik aja biw,tenanglah" ucap ara lalu memeluk biwa,ia tidak kuat melihat saudaranya yang terlihat sangat lemah,ara sampai meneteskan air matanya karena tidak kuat.

"Sisi ra hiks gue mau sisi" tangisan biwa akhirnya pecah di pelukan ara.

"Semua orang sedang mencari sisi biw,chika juga sedang mencari sisi" ucap ara

"Ayah akan pergi ke kantor polisi untuk melaporkan semua ini atas kasus penculikan" ucap rico

"Hati-hati ayah" ucap ara dan di angguki rico,ia pun langsung pergi keluar rumah untuk menuju kantor polisi.

"Mending sekarang lu siap-siap trus kita cari sisi lagi biw" ucap ara melepaskan pelukanya.

"Sekarang aja ra,ayo" ucap sisi

"Gak! Nanti kalo sisi ditemuin trus liat lo keadaanya kayak gini pasti dia sedih biw,lo jangan bikin dia sedih dengan keadaan lo kayak gini" ucap ara

"Baiklah, tunggu" dengan cepat biwa langsung berlari ke kamarnya.


oOo

  Dilain tempat,terlihat sisi dengan keadaan tak jauh beda dengan biwa,sangat berpenampilan buruk,rambut yang acak-acakan,mata sembab dan juga terlihat kurus karena ia tidak ingin makan meskipun richard memberikan ia beberapa makanan mewah padanya.

Sisi ingin pasrah dengan hidupnya,namun hati kecilnya masih yakin jika biwa akan menemukan keberadaanya dan akan menyelamatkan ia dari pria bajingan di hadapanya.

Beberapa kali richard memberikan perhatian pada sisi,namun bukanya suka,melainkan sisi malah semakin membenci richard dan menyesali semua masalalunya,mengapa ia tidak memilih biwa dari dulu,kenapa harus menghadirkan richard terlebih dahulu di kehidupannya,pikir sisi.

"Ayolah sisi,kamu harus makan,kamu dua hari ini tidak makan" ucap richard menyiapkan sebuah meja di hadapan sisi dengan beberapa menu makanan di atasnya.

"Aku sangat kasihan dengan penampilan kamu seperti ini" ucap Richard.

"Kasihan?jika anda merasa kasihan tolong lepaskan saya" ucap sisi datar.

My SunshineTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang