27

3.9K 305 20
                                        

Happy Reading...
















   Sudah dua hari biwa sakit, malam ini sisi sedang duduk mengobrol bersama yang lainya kecuali biwa di ruang keluarga sambil menonton acara televisi.

"Biwa belum sembuh si?" Tanya gracia.

"Udah mendingan kak tapi katanya kepalanya masih sakit trus tubuhnya masih anget" jawab sisi.

"Kalo belum sembuh juga, besok bawa aja ke rumah sakit ya si" ucap rico.

"Iya yah" jawab sisi.

"Suntik aja biar cepet sembuh" ucap gracia.

"Suntik apaan,baru liat jarumnya aja udah kabur" timpal ara.

"Emang kamu berani liat suntikan?" Tanya chika.

"Berani kalo cuman liat mah" jawab ara.

"Kalian bertiga kan emang dari dulu juga paling takut di suntik" ucap rico membuat gracia dan ara terdiam malu karena ucapan rico.

"Dih,kamu takut juga sama suntikan?" Tanya shani pada gracia.

"Ya gak takut gimana sayang gak kebayang kan kalo pas di tusukin trus jarumnya patah di dalem kan gak lucu" ucap gracia.

"Ya kalo kamu nya gak tegang gak bakalan kerasa" ucap shani.

"Gak, tetep aja sakit" ucap gracia.

"Bebe" mendengar suara rengekan dari arah belakang, refleks semuanya langsung menatap kearah belakang yang ternyata disana ada biwa dengan ekspresi lemas dan rambutnya yang acak-acakan.

"Biwa kamu kenapa turun" ucap sisi menatap biwa yang berjalan kearahnya tanpa memperdulikan yang lain.

"Sini sayang" sisi merentangkan tangannya dan biwa pun langsung duduk di atas paha sisi sambil menghadap kearah sisi.

"Kepala aku sakit" keluh biwa seperti anak kecil.

"Sini peluk" biwa langsung melingkarkan tangannya dileher sisi dan sisi memeluk pinggang biwa.

"Kek bocah lu biw" celetuk ara namun biwa malas mendengarnya.

"Sttt, biwa lagi sakit kamu jangan gitu" tegur chika membuat ara terdiam.

"Biwa udah makan si?" Tanya rico.

"Tadi udah sebelum dia tidur yah" jawab sisi.

"Kamu mau makan lagi?" Tanya sisi sambil mengelus rambut biwa.

"Nggak" gumam biwa.

"Yaudah kamu bobo lagi aja biar gak pusing" ucap sisi.

"Jangan ninggalin aku lagi" rengek biwa.

"Mau ninggalin gimana sisi nya aja lu tindihin biw" ucap gracia yang berada di samping sisi.

"Sakit banget kepala aku bebe" lirih bisa sambil menyembunyikan wajahnya di leher sisi.

"Tidur lagi aja yuk" ucap sisi.

"Gak mau,nanti di tinggalin lagi"

"Nurut sama sisi biw,biar lu cepet sembuh lu gak inget bentar lagi lu mo nikah sama sisi" ucap gracia membuat biwa langsung duduk tegap menatap kearah sisi.

"Kenapa?" Tanya sisi heran.

"Oh iya aku kan mau nikah kenapa aku malah sakit" ucapnya.

"Lah,emang siapa juga yang mau sakit biw makanya kamu  harus nurut sama aku jangan susah kalo aku nyuruh minum obat" ucap sisi.

"Yaudah ayo sekarang aku mau minum obat biar sembuh" ucap biwa.

"Kan tadi udah minum obat,besok pagi baru minum lagi" ucap sisi.

My SunshineTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang