Bicara...

233 21 3
                                        

Hai... Masih gontai nih...

Semoga bisa menghibur yah..

Mengisi waktu luang kalian...

















...












Langakah gontai Jungkook bergerak mengikuti punggung Jin yang sedari tadi berbicara. Tentang schedule nya, dan fanmeeting. Yang akan diselenggarakan minggu depan.

Rutinitas yang dirasa nya sangat berat, apalagi dengan semua kejadian tadi mala.. Membuatnya hanya ingin diam di rooftop bersama Jimin. Tidak ingin melakukan apapun.

Sesaat mereka sampai si studio milik Yoongi. Jin mengetuk pintu studio, dan tanpa diduga orang yang membuka pintu adalah Jimin.

"Waaaaahhhhh.... Kaget aku! Kenapa kamu disini Jimin." Setelah mendengar kata kata Jin sontak Jungkook mendongak ke arah pitu. Dan benar dia melihat Jimin, sepertinya masih menggunakan pakaian kemarin.

Jimin tidak menggunakan kacamatanya. Matanya terlihat lelah pula. Seperti  mata yang baru bangun tidur. Jimin tersenyum pada Jin. Senyuman yang Jungkook rindukan.

"Hehe.... Aku mengantar makanan buat yoongi-nim.. " Bohongnya. Menoleh sebentar ke sosok yang sedang memandanganya dengan ekspresi terkejut.

"Oouuhhh...." Datar Jin menolah ke arah Jungkook. Jungkook langsung merubah raut wajahnya dan tertunduk.

"Ayooooo..... Cepaaatttt!!!" Sembari merangkul Jungkook dan setengah mendorongnya. Jimin keluar mempersilahkan mereka masuk.

"Jimin...." Saat memasuki ambang pintu. Jimin hanya terdiam memandang Jingkook.

Langkah kaki Jungkook terhenti. Membuat Jin yang merangkulnya pun menoleh.

"Aku harus bicara sama kamu jii..." Lembutnya menghiraukan Jin yang memandangnya heran.

"Hhmmm...." Singkat Jimin, menunduk dan berlalu.

"Kook... Ayooo....!" Jin menekan labih keras mendorong Jungkook hingga Jungkook bisa bergerak masuk.

Di dalam Yoongi masih duduk dan memakan jajanmion. Dan ada satu lagi piring kosong dan sumpit. Serta dua air mineral yang sudah setengah habis.

"Yoongi-ssi... Maaf lama!" Sahut pria berbahu lebar itu.

"Huh... Gapapa.. Aku juga ga terlalu bosan nunggu kalian. Ada yang nemenin soalnya." Serunya datar sembari menyeruput mie nya yang kini sudah bersih tak tersisa.


Deg....


"Oouhh.. Jimin.....? Jangan goda adikku Yoongi-ssi...!" Seru Jin santai.

"Kenapa? Dia single kan?" Ucapnya membereskan wadah kosong dan menenggak minum nya.

Rasanya Jungkook ingin sekali memukulnya. Melihat betapa senyum licik terukir di wajah yoongi saat membicarakan Jiminnya.

"Hahahahaha... Kau tidak akan bisa. Dia sedang jatuh cinta pada seseorang sekarang."

"Huh! Dia jatuh cinta? Kok ga cerita sama aku hyung?!!" Orang yang sedari tadi diam bicara dengan sedikit nada tinggi. Hingga dua hyungnya menoleh ke arah Jungkook.

"Eeehhhhh... Tidak ada urusannya dengan mu..!!" Sembari menggerakan tangannya mengajak Jungkook untuk mendekat.

"Latihan dulu..." Singkatnya menepuk pundak Jungkook saat Jungkook telah disamping Jin.

Jungkook tidak dapat berkonsentrasi. Dia selalu mengulang take. Yoongi juga sangat frustasi. Biasanya Jungkook sangat pandai berimprov. Sekarang.. Untuk bisa masuk dan menghayati lagunya saja sulit.
















when you know loveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang