Porsche terbangun dari tidur nya saat hari sudah mulai sore, mengerjapkan matanya kecil kini Porsche mencoba membuka mata nya secara lebar lebar untuk segera mengumpulkan nyawa sepenuh nya
Tubuhnya menggeliat pelan dan tangan nya mengucek pelan mata bulat miliknya yang selalu di ciumi oleh kinn, Porsche melenguh sedikit dan mencoba untuk duduk tegak
"Bukankah kinn mengajak ku untuk tidur, tapi mengapa saat ini kinn tidak ada" Ujar Porsche lirih
Porsche berdiri dari duduk nya dan berjalan pelan menuju pintu ruangan kinn yaitu tempat kerja yang biasanya di tempati kekasih nya itu
Cklek
"Tidak ada" Gumamnya
Porsche berlanjut berjalan pelan menuju pintu kamarnya, namun saat Porsche sudah sampai di sana dan membuka nya Porsche memandang bodyguard yang menjaga pintu nya, mereka menghadang
"Mengapa pintu ini di jaga" Tanya Porsche malas
"..."
"Aku bertanya" Sentak Porsche sedikit tinggi karena tidak mendapat kan jawaban, Porsche berlaku seperti itu sebab yang menjaga kamarnya saat ini adalah pengawal yang berbeda dari biasanya
Dengan seringai licik Porsche mencoba lewat secepat kilat
Sret
Greb
"Akhhh lepas lepaskan akuu" Teriaknya tidak Terima
Para bodyguard yang membawanya kini menggandeng dan menyeret nya tanpa melukainya untuk menuju kembali masuk ke dalam
"Yak lepaskan akuu, aku bilang lepaskan aku" Pinta Porsche histeris
Porsche bernafas dengan lega saat dirinya telah berada di dalam kamar saat dua pengawal berbadan kekar dan berwajah dingin sudah tidak lagi memegangnya
"Menyapa kalian melakukan ini padaku, aku hanya ingin keluar menuju ruang tamu dan mencari kinn"
"...."
"Aku bertanya, mengapa kalian tidak menjawab ku sama sekali sedari tadi" Seru Porsche kesal
Porsche menghentakkan kakinya, wajahnya memerah karena marah, tangan nya pun telah mengepal, kedua bodyguard pun juga sudah kembali melaksanakan tugas menuju pintu utama kamar untuk kembali berjaga
tuan kinn memerintahkan mereka untuk menjaga serta memberi perintah agar tidak memperbolehkan Porsche untuk keluar dari kamar apapun alasannya, maka dari itu saat ini yang berjaga adalah pengawal kinn yang biasanya melakukan tugas rahasia, namun kinn mengutuskan untuk mengawal sang kekasih
Karena jika hanya pengawal yang biasa, mereka akan luluh dengan tampang Porsche yang memelas bagaikan kucing
Porsche kini berlari menuju ponsel kinn yang tergeletak berada di nakas, tangan nya dengan cepat mencoba menelfon tae
Tut
Tut
"Halo tae" Serobot Porsche cepat tanpa menunggu tae berbicara
"Ya Porsche, ada apa" Tanya tae dari sebrang
"Apa kau bersama dengan kinn"
"Ya, dia ada di sini"
"Tolong berikan padanya" Pinta Porsche memelas
"Baiklah tunggu sebentar"
Setelah menunggu beberapa saat kini Porsche dapat berbicara dengan kinn, sungguh di mansion yang sangat besar ini mereka tinggal bersama dan berada di kamar yang satu ruangan, namun mengapa hanya untuk hal seperti ini pun Porsche harus menghubungi kinn dari ponsel tae
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐊𝐢𝐧𝐧𝐏𝐨𝐫𝐬𝐜𝐡𝐞 𝐓𝐡𝐞 𝐁𝐨𝐝𝐲𝐠𝐮𝐚𝐫𝐝 𝐌𝐢𝐧𝐞 𝐒𝐞𝐚𝐬𝐨𝐧𝐬 𝟑
Fiksi Penggemar"𝐏𝐨𝐫𝐬𝐜𝐡𝐞 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐛𝐞𝐫𝐥𝐢𝐚𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐩𝐚𝐥𝐢𝐧𝐠 𝐛𝐞𝐫𝐡𝐚𝐫𝐠𝐚, 𝐝𝐚𝐧 𝐡𝐚𝐫𝐮𝐦𝐧𝐲𝐚 𝐦𝐞𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡𝐢 𝐨𝐛𝐚𝐭 𝐭𝐞𝐫𝐥𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢 𝐝𝐮𝐧𝐢𝐚" 𝐔𝐜𝐚𝐩 𝐤𝐢𝐧𝐧 𝐤𝐞𝐫𝐚𝐬 𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐬𝐞𝐥𝐮𝐫𝐮𝐡 𝐦𝐮𝐬𝐮𝐡𝐧𝐲𝐚
