Jay melihat jungwon yang khawatir itu langsung mengambil tisu yang ada d dashboard mobil
Ia mendongak keatas untuk mengehentikan darah nya,sial kenapa harus sekarang pikir jay
"Kak jay,apa kak jay sakit?"tanya jungwon ia juga membantu membersihkan darah yang tdi mengalir
Jay menggeleng ia lalu melirik jungwon yang sangat khawatir kepada dirinya,ia tersenyum tipis jungwon melihat kakak kelasnya tersenyum itu heran
"Kenapa kak jay malah tersenyum,tidak ada yang lucu tau"jungwon mengerucutkan bibirnya
"Apa kau sangat mengkhawatirkan ku?"serasa sudah berhenti mimisan nya jay kembali menatap jungwon
Jungwon yang ditatap itu langsung mengigit bibirnya ia menunduk,bagaimana ia tidak khawatir pada kakak kelasnya ini
Hampir tiga minggu ia tidak ada kabar dan sekarang dirinya malah melihat kakak kelasnya mimisan seperti ini
"Jawab aku..kak jay kemana saja selama ini.dan tiba-tiba seperti ini,waktu itu juga aku melihat kak jay pingsan"jungwon menghela nafas setelah mengatakan itu
"Aku khawatir kak..."lirih jungwon
Jay hanya diam mendengarkan perkataan jungwon,lalu ia tersenyum dan langsung membawa jungwon kedalam pelukannya
Ia lalu mengusap lembut kepala jungwon
"Aku mencintaimu..."ucapnya setelah itu jay melepaskan pelukan dan mencium kening jungwon
Jungwon memejamkan kedua matanya saat jay mencium dirinya,ia meremat hoodie yang jay pakai
Jay tersenyum melihat wajah jungwon yang memerah itu ia mengusap pipi jungwon"mau menjadi pacar ku?"
Jungwon terkejut ini kedua kalinya kakak kelasnya mengatakan itu tpi sekarang kakak kelasnya juga mengajak nya berpacaran
"Kak jay.."sebelum itu jay sudah memotong ucapan jungwon
"Iya atau yes..itu yang hanya kau bisa katakan sekarang"Jay menggenggam tangan jungwon
Jungwon mengerucutkan bibirnya jawaban itu sama saja"bukankah iya dan yes itu bermakna sama"
Jay terkekeh ia lalu mengusak rambut jungwon"apa jawaban mu?"
Jungwon menghela nafas ia lalu mengangguk pelan,melihat itu jay langsung memeluk erat tubuh kecil yang sekarang sudah menjadi kekasih nya
"Tpi kak jay..bagaimana jika orang-orang tau kalau kita berhubungan"
"Kak jay sempurna memiliki segalanya sedang kan wonie tidak memiliki apa-apa"lanjut jungwon ia mendongak ke atas melihat kakak kelasnya ini
Kenapa melihat nya dari bawah kakak kelasnya ini masih saja tampan
Jay menatap jungwon ia lalu mengecup kening jungwon "aku tidak peduli yang terpenting aku mencintaimu"
"Kau mengatakan kalau aku sempurna?aku tidak sesempurna seperti yang orang-orang lihat kepada diriku,kau dua kali melihat ku dengan keadaan seperti tdi"
"Waktu itu kau juga melihat ku pingsan kan,aku tidak sesempurna itu hanya saja aku bisa menyembunyikan kekurangan ku yang lemah ini"Jay menggenggam tangan jungwon