_______~☆~_______
Rachel membuka matanya yang semula terpejam, semilir angin menerpa sejuk nan tiis wajah nya. Dirinya berdiri di sebuah hamparan luas padang rumput hijau di penuhi bunga bunga indah serta sebuah danau kecil yang menggenang
Sungguh pemandangan sangat indah...
Tak jauh dari danau tersebut dia melihat seorang wanita yang sedang bermain ayunan. Itu kembaran nya... Raina yang tengah tertawa bahagia di atas ayunan yang mengayun perlahan
Rachel mengeryit kemudian langkah nya menghampiri mereka "Rain..."
Dia berhenti bermain kala Rachel menghampiri nya. Raina tersenyum "Hai"
Rachel kembali mengeryit melihat pakaian kembaran nya itu yang serba putih, Raina mengenakan gaun berwarna putih
"Lo ngapain disini?" Ujar Rachel
Raina terkekeh "Lo yang ngapain disini"
"Aneh lo, ini kan mimpi gue!"
Raina beranjak dari ayunan kemudian terkekeh "Emang iya?"
Jujur Rachel memang seseorang yang mempunyai bakat lucid dream terkadang dia sadar berada di alam mimpi
"Chel liat gue..." Raina menggenggam kedua tangan Rachel. Kemudian Rachel menatap mata saudari kembarnya itu dan dalam sekejap dunia berubah
Latar menjadi berubah yang tadinya dia berdiri di hamparan padang rumput yang indah kini ia berdiri di kegelapan malam di tengah kota dan jalan raya
Tiinn! Tiiiinnn! Tiiiiinnn!!
Sebuah mobil melaju hampir saja menabrak nya beruntung dia cepat menghindar
Sesaat dia menoleh ke arah mobil itu lewat dan didepan sana dia di suguhi pemandangan yang membuat dada nya bergemuruh sesak
3 buah mobil terbalik dengan keadaan hancur dan sebuah mobil truk besar menabrak tiang listrik jalan
Entah mengapa kaki nya perlahan berjalan ke arah sana dengan keringat dingin bercucuran di pelipis nya. Ia membenci ini... rasanya ingin pergi namun raganya sulit di kendalikan saat ini. Rachel membenci keadaan pemandangan ini, keadaan yang sama persis ia rasakan 16 tahun yang lalu
Kekacauan... kehancuran... kehilangan... sangat menyesakan
Nafas nya semakin memberat kala langkah nya semakin mendekat pada sebuah mobil sedan putih. Itu mobil yang sama persis seperti yang ia naiki saat itu bersama bunda nya terakhir kali. Ia ingat persis bagaimana mobil itu berputar dan terbalik saat sebuah truk besar menghantam nya. Ia ingat persis bagaimana bunda memeluk nya ketika melindungi dari hantaman keras
Air matanya tak terbendung dan nafas nya begitu terasa sesak. Kaki nya berjongkok di hadapan mobil putih yang terbalik itu dia melihat seorang wanita yang tengah hamil besar itu memeluk dan melindungi si bocah
Rachel terisak tidak kuat menyaksikan pemandangan tersebut, kemudian dengan perlahan gambaran wanita dan bocah itu pudar dan tergantikan oleh sosok gadis muda di dalam nya yang di selimuti darah dimana mana
Rachel membulatkan mata "Rain..." gadis itu menggeleng dan mencoba mengeluarkan gadis yang merupakan kembaran nya dari mobil tersebut
KAMU SEDANG MEMBACA
nine girls: RAGANANDRA
FanfictionIni tentang kisah keseharian sebuah keluarga yang membuat iri seluruh kaum pribumi. Seorang ayah dan kesembilan putrinya Mereka merupakan sosok gadis hutan berkedok bidadari "JIHAAANNNA LO NGAPAIN DI ATAS GENTENG ASTAGA TURUN GAK!!" "KAK GHEA!! ALY...
