_______~☆~_______
"Soal yang pernah Ghea janjiin sama Ayah... tentang Aksa..."
Raut wajah Ragandra kini berubah menjadi serius "Oke Ayah bakal dengerin apa pun itu"
"Aksa itu orang nya gak pernah macem macem yah, Ghea kenal dia waktu kita masuk perkuliahan padahal kita satu SMA. Dia baik, sopan, bisa di bilang hidup nya perfect"
"Kamu jatuh cinta sama dia kak?" Ragandra menyadari tatapan yang di pancarkan sang putri ketika menceritakan hal tersebut. Ghea menatap Ayah nya kemudian mengangguk dengan ragu
"Kok ragu gitu? Kamu jatuh cinta sama dia?"
"Ghea gak tau yah... ini perasaan cinta atau bukan tapi Ghea nyaman, Aksa bisa bikin Ghea nyaman"
"Kamu yakin itu cinta kak?"
"Yah... tapi Ghea takut kehilangan dia"
"Terus kenapa kemarin kamu nangis? Dia ngelakuin apa sama kamu sampe kamu nangis gitu?"
"Aksa udah sering kali mengungkapkan perasaan nya yah. Tapi Ghea gak bisa ngomong iya..."
"Loh? Katanya kamu cinta, kenapa?"
"Ghea takut kalo keluarga kita gak sebanding... Ghea takut gak di terima di keluarga nya"
Ragandra terkekeh "Emang dia tuh siapa sih?"
"Dia darah biru yah... keturunan keluarga kraton"
"Kak... mau dia keturunan kraton mau dia anak presiden mau dia bangsawan keluarga kerajaan inggris pun semuanya tetap sama di mata Allah"
"Ayah pernah bilang kan... seseorang dinilai dari sikap nya, kalo dia kaya banyak uang pinter tapi nol attitude buat apa? Malu maluin doang. Tapi kalau pun dia dari kalangan gak punya dan sikap nya baik tau tatakrama dia akan di hargai orang"
"Kamu udah coba kak?" Gheanda yang semula menunduk menatap Ayah nya
"Coba apa?"
"Ketemu keluarga nya? Mereka nerima kamu apa nggak?"
"Aksa ngajak malam itu tapi Ghea tolak"
"Kamu gak salah sih. Harus nya dia ijin sama Ayah dulu baru ngajak kamu"
"Emang nya Ayah ngasih Ghea izin buat pergi?"
"Tergantung, ayah harus nilai dia. Tapi kemarin udah terlanjur ayah hajar karna bikin putri ayah nangis"
Ghea membulatkan matanya "Astaga ayah... terus ayah apain aja?"
"Ayah pukul, ayah banting dia, terus ayah cekik" Ragandra tersenyum miring
"Yah... serius? Itu kekerasan loh"
"Nggak kak bercanda. Ayah cuma pukul dia sekali doang paling cuma memar dikit"
"Yah sebenernya malam itu bukan salah Aksa. Malah Ghea yang merasa bersalah karena nolak Aksa lagi dan ninggalin gitu aja"
KAMU SEDANG MEMBACA
nine girls: RAGANANDRA
FanfictionIni tentang kisah keseharian sebuah keluarga yang membuat iri seluruh kaum pribumi. Seorang ayah dan kesembilan putrinya Mereka merupakan sosok gadis hutan berkedok bidadari "JIHAAANNNA LO NGAPAIN DI ATAS GENTENG ASTAGA TURUN GAK!!" "KAK GHEA!! ALY...
